Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Libatkan Petani hingga Nelayan, MBG Disebut Jadi Solusi Tekan Kemiskinan di Kebumen

Muhammad Hafied • Sabtu, 18 Januari 2025 | 07:00 WIB
Makan bergizi gratis di Sleman
Makan bergizi gratis di Sleman

 

KEBUMEN - Meski belum berjalan optimal, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai akan membawa dampak positif bagi perekonomian daerah. Tak hanya itu program tersebut juga dapat menjadi solusi dalam upaya menekan angka kemiskinan. Hal ini ditegaskan Wakil Ketua DPRD Kebumen Solatun.

Menurut Solatun, program MBG yang bergulir di era pemerintahan Prabowo-Gibran selaras dengan semangat pengentasan kemiskinan. Dia pun optimis program tersebut dapat berjalan sesuai rencana serta memberikan banyak pengaruh bagi masyarakat luas. "Persoalan di Kebumen itu kemiskinan. Saya percaya progam makan gratis bisa menyumbang pengentasan kemiskinan," ujarnya, Jumat (17/1).

Pimpinan dewan itu menyatakan program MBG bukan hanya bicara soal ketercukupan gizi bagi masyarakat. Tapi juga punya nilai positif lain karena berpotensi melibatkan banyak pihak untuk penyediaan makanan bergizi. Artinya pemerataan manfaat ekonomi dapat dirasakan secara signifikan.

Sebagai contoh, lanjut Solatun, dalam implementasi program ini nantinya berpotensi melibatkan para pelaku usaha kecil, peternak, petani hingga nelayan. Sehingga progam ini cocok untuk menjadi lokomotif pengentasan kemiskinan. "Ikut kecipratan manfaat. Kurang lebihnya begitu. Ada uang yang diserap sampai tingkat desa," bebernya.

Dia menekankan pentingnya kolaborasi dalam pelaksanaan program MBG di Kebumen. Dalam konteks ini DPRD juga memiliki peran perencanaan anggaran serta pengawasan terkait realisasi program tersebut. "Potensi lokal harus diberdayakan. Tepat sasaran dan tepat kualitas juga perlu diperhatikan," ucap Solatun.

Kepala Dinkes PPKB Kebumen Iwan Danardono mengatakan, program MBG merupakan hajat atau domain dari Badan Gizi Nasional sebagai penggerak. Terkait kebijakan teknis Dinkes PPKB hanya sebagai pelaksanan untuk memastikan ketercukupan gizi dalam program tersebut. "Anggaran dan sebagainya bukan di Dinkes. Pemantauan standar gizi baru koordinasi ke kami," terangnya. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Mbg #kebumen #usaha kecil #Makan Bergizi Gratis #kemiskinan #Petani #DPRD #peternak