MUNGKID - Seorang pemancing menemukan jenazah dalam kondisi terapung di aliran Sungai Progo, Sawitan, Mungkid pada Kamis (16/1/2025).
Jenazah itu diketahui berinisial S warga Bumiharjo, Borobudur, yang sempat dilaporkan hilang sehari sebelumnya.
Keluarga bersama warga setempat berusaha mencarinya, tapi tidak membuahkan hasil.
Komandan Regu Damkar Kabupaten Magelang Hendra Apriansah menyebut, damkar menerima informasi adanya penemuan jenazah sekitar pukul 09.00.
Sejumlah personel damkar pun bergegas menuju lokasi dan membawa peralatannya. "Ada yang melihat satu tubuh telungkup di Sungai Progo," ujarnya.
Saat dievakuasi, dia membenarkan bahwa ada jenazah yang mengapung di tengah sungai.
Proses evakuasi membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit. Kendalanya, akses menuju lokasi yang terbilang sempit.
Sehingga personel membutuhkan potongan bambu untuk mengangkat jenazah menuju mobil.
Kapolsek Mungkid Kompol Maryanto menjelaskan kronologi, sekitar pukul 07.00, seorang warga berinisial MA tengah memancing di Sungai Progo.
Saat asyik memancing, MA melihat sesuatu dalam kondisi telungkup dan mengambang di tengah sungai.
Dia curiga jika sesuatu itu adalah jenazah warga setempat.
MA lantas melaporkan penemuan itu kepada perangkat desa setempat dan tim gabungan dari Basarnas maupun Damkar Kabupaten Magelang.
Setelah dievakuasi, jenazah dipastikan merupakan warga Senden, Bumiharjo, Borobudur yang sempat dilaporkan menghilang sejak Rabu (15/1/2025) pagi.
"Dari keterangan keluarga, korban meninggalkan rumah sejak kemarin (Rabu, Red)," katanya.
Maryanto menyebut, secara fisik tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh S.
Namun, jenazah S masih dalam pemeriksaan oleh tim Inafis Polresta Magelang di RSUD Muntilan.
"Secara fisik, tidak ada tanda-tanda kekerasan, tapi masih dalam penyelidikan," sambungnya. (aya)
Editor : Winda Atika Ira Puspita