MAGELANG - Hadirnya program makan bergizi gratis (MBG) di Kota Magelang mendapat sambutan positif dari sekolah, siswa, maupun orang tua.
Hari pertama peluncuran program MBG, menu yang disajikan berupa nasi, ayam, tumis sawi dan tauge, beberapa potong semangka, serta susu murni.
Pukul 09.30, siswa SDN Jurangombo 4 dan 5 berbondong-bondong berkumpul di lapangan untuk mendapat paket makanan bergizi.
Kedua sekolah itu dalam satu area. Mereka pun nampak senang menerima paket makanan yang dibuat di dapur umum, di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Magelang.
Kepala SDN Jurangombo 5 Endang Suryani mengapresiasi program pemerintah dengan menyediakan makanan bergizi kepada siswa.
Di sekolahnya, ada 158 siswa yang mendapat makanan bergizi. Dia menilai, keberadaan program ini dapat membuat para siswa semakin giat belajar dan sehat.
Selama ini, kata dia, siswa kerap membawa bekal untuk makan siang.
Jika siswa tidak membawanya, orang tua akan mengantarkan makanan di sekolah.
"Ini kan baru hari pertama (berjalan), jadi kami akan mengadakan pertemuan dengan orang tua untuk menindaklanjuti program ini," ujarnya.
Selain itu, menurutnya, program MBG ini dapat mendukung penurunan angka stunting di Indonesia.
Sebab, pemberian menu pada program tersebut sudah dipertimbangkan angka kecukupan gizi (AKG).
"Kami sangat mendukung (program MBG). Semoga program ini berlanjut," sambungnya.
Sementara itu, Kepala SDN Jurangombo 5 Cicilia Martina Susanti mengatakan, program MBG ini akan sangat bermanfaat bagi siswa.
Selain itu, orang tua siswa juga mendukung penuh program tersebut karena dapat meringankan tugasnya.
"Biasanya anak-anak bawa bekal karena pulangnya siang," lontarnya.
Di sekolahnya, total ada 165 siswa. Meski kerap membawa bekal makanan dari rumah, tapi sekolah juga terdapat kantin yang menyediakan berbagai jajanan.
Sehingga keberadaan kantin itu, kata dia, tidak akan berpengaruh dan berjalam seperti biasa meski siswa mendapat makanan dari pemerintah.
Saat disinggung soal menu yang disajikan, menurut dia, pemenuhan gizinya sudah cukup.
Karena mengandung karbohidrat hingga protein.
"Kalau untuk anak SD pas, tidak banyak dan tidak sedikit," imbuh Cicilia.
Siswa SDN Jurangombo 4 Evano Gibran menuturkan, sebelumnya sudah diberitahu untuk membawa sendok dari rumah.
Sebab pemerintah hendak memberikan makanan bergizi kepada mereka.
"Menunya ada nasi, sayur, ayam, semangka, dan susu. Pengennya setiap hari (dapat makanan bergizi gratis)," kata dia. (aya)
Editor : Winda Atika Ira Puspita