MUNGKID - Sejak 20 tahun tinggal di Brunei Darussalam bersama suami dan anaknya, kini Tri Wahyuni beserta keluarga harus kembali ke kampung halamannya di Dusun Dampit, Mertoyudan.
Alasan pulang kampung ini karena lahan pertaniannya di Desa Senden, Mungkid dengan luas sekitar 800 meter persegi itu terdampak proyek pembangunan ruas jalan tol Jogja-Bawen.
Namun, lahannya yang terdampak itu hanya terkena 7 meter persegi. Sehingga, dia pun hanya menerima uang ganti kerugian (UGR) sebesar Rp 8.865.215.
Dia tidak menampik, UGR yang diterima itu tidak sebanding dengan ongkos pulang-pergi dari Brunei Darussalam ke Magelang.
Karena tiket pesawat untuk tiga orang pun menghabiskan sekitar Rp 20 juta.
Kendati begitu, dia tetap bersyukur menerima UGR sebesar Rp 8,8 juta tersebut.
Padahal, dia berharap seluruh lahan pertaniannya itu terdampak proyek pembangunan tol Jogja-Bawen.
Selain menerima UGR, Tri memboyong keluarga kecilnya pulang ke Magelang untuk berlibur. Mengingat sang anak juga sudah libur kenaikan kelas.
Dia juga mengaku senang karena bisa bertemu sanak saudara di Magelang.
Baca Juga: Putuskan 2025 Nihil Impor Beras, Bulog Pastikan Stok Beras Nasional Sangat Cukup
Nantinya, UGR yang diterima itu akan dibagikan kepada mereka.
"Kebetulan (anak) cuti kenaikan sekolah. Karena tidak boleh diwakilkan (menerima UGR), jadi mau tidak mau ke sini. Kalau proses awal, kebetulan pas cuti juga," katanya di Balai Desa Banyuurip, Tegalrejo, Kamis (12/12/2024).
Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Magelang A Yani mengatakan, ada 11 desa yang mendapat UGR.
Belasan desa itu dengan total 117 bidang tanah dan luasnya sekitar 3 hektare.
Adapun UGR yang dibayarkan kurang lebih Rp 118,9 miliar. "Ini (pembayaran) di seksi dua, tiga, dan empat," bebernya.
Adapun 11 desa itu antara lain Desa Ngluwar, Kecamatan Ngluwar; Desa Bojong dan Senden, Kecamatan Mungkid; serta Desa Tampirkulon, Sidomulyo, dan Mejing, Kecamatan Candimulyo.
Kemudian Desa Tampingan, Banyuurip, Glagahombo, Purwodadi, dan Girirejo, Kecamatan Tegalrejo.
"Untuk minggu depan, akan kami bayarkan 85 bidang," imbuhnya. (aya)
Editor : Winda Atika Ira Puspita