Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tempat Parkir Penuh, Bus Nekat Berhenti di Jogging Track Alun-Alun Kebumen

Muhammad Hafied • Rabu, 11 Desember 2024 | 02:45 WIB
KURANG TERTIB : Rombongan bus masuk area alun-alun Kebumen dan terpakir di jogging track atau lintasan lari.
KURANG TERTIB : Rombongan bus masuk area alun-alun Kebumen dan terpakir di jogging track atau lintasan lari.

 

 

 

 

KEBUMEN - Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kebumen Slamet Mustolkhah angkat bicara soal adanya bus terparkir di area jogging track atau lintasan lari Alun-alun Kebumen. Dia mengaku perihatin dengan kejadian tersebut karena tidak sepantasnya kendaraan terparkir di lintasan lari.

 

Menurutnya kejadian yang sempat viral di media sosial ini perlu menjadi perhatian bersama agar tidak kembali terulang. Sebab jika terus dibiarkan akan mengganggu masyarakat yang sedang beraktivitas olahraga. "Tidak seharusnya area jogging track dilewati bus, apalagi sampai parkir," ujarnya, Selasa (10/12).

 

Sebelumnya, ramai di media sosial video memperlihatkan rombongan bus masuk jogging track alun-alun. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (8/12) sore di timur Masjid Agung Kauman Kebumen. Bus tersebut diketahui mengantar rombongan pengajian. Mereka berhenti sejenak untuk melaksanakan salat di masjid.

 Baca Juga: Tempe Sepanjang Dua Meter Yang sedang Dijemur Digondol Maling di Kota Magelang

Baca Juga: Sego Penek dan Dawet Ireng Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda Purworejo

Di saat bersaman area parkir alun-alun penuh. Lalu supir bus tersebut memutuskan masuk ke lintasan lari alun-alun untuk parkir kendaraan. "Supirnya ini bingung karena tempat parkir sudah penuh. Akhirnya rombongan masuk jogging track. Kemudian ada yang menvideokan dan viral," ujarnya.

 

Slamet mengatakan, sebagai bentuk antisipasi Disperkimhub dalam waktu dekat akan menambah rambu larangan parkir di sekitar area alun-alun. Dia juga mengajak agar masyarakat ikut menjaga seluruh fasilitas publik yang telah disediakan Pemkab Kebumen. Terlebih kawasan Alun-alun Kebumen baru saja selesai tahap revitalisasi.

 

Selain itu, dia menegaskan sampai saat ini area parkir alun-alun tidak dikenakan biaya retribusi alias gratis. Jika ada pihak atau oknum yang nekat melakukan penarikan, maka bisa dipastikan merupakan petugas parkir liar. "Pengunjung bisa menolak untuk tidak memberi uang parkir," jelasnya.

 

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kebumen Ira Puspitasari mengaku ikut perihatin atas kejadian bus masuk area lintasan lari alun-alun. Ia pun meminta maaf karena aksi nekat tersebut telah mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan pengunjung alun-alun. "Kami jadikan bahan pembelajaran dan evaluasi kedepan. Komitmen kami untuk terus meningkatkan kinerja pelayanan masyarakat," terangnya. (fid)

Editor : Heru Pratomo
#alun-alun #kebumen #video #bus #Viral #Lintasan Lari #jogging track #Parkir