MUNGKID - Proses pendinginan pasca kebakaran di pabrik garmen PT Anugerah Abadi Magelang (AAM) di Dusun Demasan, Girirejo, Tempuran, masih berlangsung.
Sebagian besar gedung dan materielnya hangus terbakar. Di depan gedung juga dipasang garis polisi.
Mobil pemadam kebakaran (damkar) masih berlalu lalang menuju pabrik untuk melakukan pendinginan.
Para pekerja masih berangkat ke pabrik seperti biasa. Namun, mereka menepi dan raut sedih tercetak jelas di wajah para pekerjanya.
Saat menyusuri kompleks PT AAM, sebagian besar gedungnya terbakar.
Atap runtuh, kaca pecah, dinding jebol, bahkan alat-alat produksi juga ludes terbakar. Hanya gudang bagian belakang yang selamat dari ganasnya api. Selain itu, ada pula kain yang masih utuh.
Kepala UPT Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Magelang Edy Priyanta mengatakan, proses pendinginan di PT AAM masih berlangsung.
Meski kemarin sekitar pukul 17.00, api sudah padam, ternyata masih muncul beberapa titik api. Sehingga personel damkar terus berupaya memadamkannya.
"Tadi pagi pukul 03.30, kami istirahat dan kami lanjutkan lagi untuk pendinginan sampai betul-betul tidak membahayakan untuk lingkungan di sekitarnya," bebernya di lokasi, Senin (9/12/2024).
Dia menyebut, lebih dari 70 persen pabrik habis dilalap api. Karena sebagian besar gedung dan materielnya hangus terbakar.
Beruntung, masih ada gedung dan materiel yang masih bisa diselamatkan.
Hingga berita ini diturunkan, mobil damkar masih hilir mudik untuk melakukan proses pendinginan. Karena kepulan asap masih ada di sejumlah titik. (aya)
Editor : Winda Atika Ira Puspita