Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Meski Keuntungan Tipis, Pengusaha Katering di Kebumen Berharap Diikutkan Program MBG

Muhammad Hafied • Senin, 9 Desember 2024 | 15:05 WIB
Hidangan makanan bergizi gratis untuk siswa SD
Hidangan makanan bergizi gratis untuk siswa SD

KEBUMEN - Pengusaha katering di Kebumen mengaku siap jika dilibatkan dalam pencanangan program makan bergizi gratis. Kendati demikian, pelaku usaha jasa boga tersebut masih menunggu kepastian dari pemerintah. Sebab kebijakan menyangkut aturan tentang teknis pelaksanaan sejauh ini masih simpang siur.

Pemilik katering di pusat Kota Kebumen Ivan Afdoli, 31, mengaku tak keberatan jika ada tawaran sebagai vendor atau penyedia jasa makan bergizi gratis. Program tersebut menurutnya menjadi peluang tersendiri bagi para pelaku usaha di bidang jasa makanan dan minuman. "Siap-siap saja, kalau bisa masuk dan terlibat kenapa tidak," ucapnya, Minggu (8/12).

Ivan menyatakan, program makan bergizi gratis menjadi hal baru, sehingga butuh penyesuaian dari sisi menu dan jumlah kebutuhan untuk siswa. Dia berharap dalam menyambut program ini nantinya para pengusaha katering dapat bersaing secara sehat. "Belum tahu, apakah mau dibuat per kecamatan atau seperti apa. Intinya misal dipercaya, kami siap," ujar pemilik empat cabang rumah makan itu.

Bagi Ivan, patokan harga Rp 10 ribu per porsi seperti yang diutarakan Presiden Prabowo Subianto bisa saja terealisasi. Hanya anggaran tersebut tidak membawa keuntungan lebih bagi pengusaha katering. "Tinggal lihat menunya apa. Kalau dihitung untung tipis, belum potongan pajak," ungkapnya.

Pengusaha katering lain Diana, mengatakan, program makan bergizi gratis menjadi angin segar bagi kalangan penyedia jasa makanan. Program tersebut bisa diartikan sebagai pola bisnis baru yang membawa dampak positif di berbagai sektor.

Seperti contoh petani dan produsen bahan makanan bisa ikut merasakan adanya progam makan bergizi gratis. "Yang ikut kecipratan rezeki banyak. Tapi belum tahu ini, mau dimulai kapan," jelasnya.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengan melaksanakan uji coba program makan bergizi gratis di 27 sekolah di Kebumen. Program tersebut menyasar 3.333 siswa tingkat SD dan SMP. Selain di Kebumen, uji coba program prioritas pemerintah ini juga berlangsung di Wonosobo dan Brebes.

Selama uji coba Pemprov Jateng mengalokasikan anggaran senilai Rp 750 juta. Adapun setiap siswa mendapat jatah Rp 15 ribu per porsi makanan. Uji coba ini berlangsung selama 15 hari di dua kecamatan, yakni Kebumen dan Buluspesantren. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#pengusaha katering #Mbg #kebumen #Makan Bergizi Gratis #rp 10 ribu #Boga #usaha jasa