Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bulog Kirim 1.318 Ton Beras ke 131 Ribu Penerima Manfaat di Kebumen

Muhammad Hafied • Sabtu, 7 Desember 2024 | 00:57 WIB

 

BANSOS : Kepala Gudang Bulog Kebumen Sidik Sugiharto menunjukkan kantong beras yang akan disalurkan untuk bantuan pangan masyarakat.
BANSOS : Kepala Gudang Bulog Kebumen Sidik Sugiharto menunjukkan kantong beras yang akan disalurkan untuk bantuan pangan masyarakat.
 

 

 

KEBUMEN - Perum Bulog Cabang Kebumen kembali menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat. Bantuan diberikan dengan total 1.318 ton beras untuk menyasar sekitar 131 ribu penerima manfaat. Penyaluran bantuan ini merupakan terakhir dari seluruh rangkaian program selama setahun.

Kepala Gudang Bulog Kebumen Sidik Sugiharto menyampaikan, setiap penerima manfaat dijatah 10 kilogram beras yang berasal dari Beras Cadangan Pemerintah alias CBP. Bantuan tersebut disalurkan merata di 449 desa. "Beras sudah kami packing (bungkus) sesuai kebutuhan. Tinggal kirim ke seluruh desa," ungkapnya, Jumat (6/12).

Sidik menjelaskan, bantuan berupa beras kualitas medium tersebut telah dikirim awal Desember. Adapun target distribusi ke seluruh desa dijadwalkan rampung pada pekan kedua bulan ini. "Jumlah tonase sama dari sebelumnya. Terkait tahun depan, kami belum tahu. Tapi kemungkinan masih ada," ujarnya.

Baca Juga: Prediksi Braga vs Estoril Primeira Liga Sabtu 7 Desember Kick Off 03.15, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?

Baca Juga: Bacakan Ayat Al-Quran, Begini Detik-Detik Pengunduran Diri Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah dari Jabatannya Sebagai Utusan Presiden!

Sidik mengatakan, adanya bantuan pangan ini menjadi bagian upaya pemerintah dalam menekan angka inflasi serta menjaga stabilitas harga pangan. Terutama memasuki libur nasional seperti natal dan tahun baru. Selain itu, pemerintah melalui Bulog juga masih menjalankan program lain berupa Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). "Pasar murah pakai beras SPHP sampai sekarang masih. Bahkan permintaan semakin banyak," ucap Sidik.

Sementara itu, Kabid Ketahanan Pangan pada Distapang Kebumen Ifah Ismatul Banat menjelaskan, penyaluran bantuan pangan dari pemerintah bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat khususnya terkait beras. Dari program ini pemerintah telah menyalurkan bantuan terbagi menjadi tiga tahap. "Penyaluran dilakukan setelah semua data selesai verifikasi oleh kepala desa. Pas penyaluran tidak boleh ada kegiatan atau iuran lain," katanya.

Ifah mengatakan, proses penyaluran bantuan tersebut dipastikan telah melalui berbagai tahapan, mulai dari validasi data dan kesiapan teknis penyaluran. "Rujukan penerima pakai data bulan sebelumnya. Itu domain dari Badan Pangan Nasional. Kami cuma pelaksana," urainya. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#beras #kebumen #CBP #perum bulog #bantuan pangan