Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Barusan Diakui UNESCO, Geopark Kebumen Jadi Tuan Rumah Rakornas KNGI 2024

Muhammad Hafied • Jumat, 6 Desember 2024 | 05:22 WIB

INDAH: Bentang alam di Kabupaten Kebumen yang masuk dalam kawasan Geopark Kebumen
INDAH: Bentang alam di Kabupaten Kebumen yang masuk dalam kawasan Geopark Kebumen

KEBUMEN - Geopark Kebumen mulai tampil di kancah nasional maupun internasional. Kali ini Geopark Kebumen ditunjuk sebagai tuan rumah rapat koordinasi Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) Tahun 2024. Agenda yang diinisiasi Bappenas tersebut bakal dihadiri seluruh perwakilan pengurus geopark se-Indonesia.

Rapat bersifat internal itu berlangsung selama dua hari, 5-6 Desember 2024. Ada 300 peserta yang dijadwalkan hadir dalam rapat. Mereka terdiri dari pengurus harian geopark, pejabat kementerian, pemerintah daerah, lembaga terkait serta pegiat dan pemerhati geologi.

Dalam pertemuan tersebut utamanya akan membahas pola perencanaan serta pengembangan geopark di seluruh Indonesia. Rakornas KNGI 2024 ini juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antar pihak. Termasuk sebagai wadah mengidentifikasi persoalan demi mewujudkan geopark sebagai destinasi berkelanjutan.

Baca Juga: Gagalkan Tawuran, Puluhan Sajam Diserahkan Warga ke Polres Magelang Kota 

"Kalau bicara keberlanjutan, itu harus bicara kemandirian dan progresing. Nah ini yang akan kami dorong," jelas Deputi Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Bappenas Vivi Yulaswati, Kamis (5/11).

Vivi mengatakan, rapat kerja ini akan fokus membahas berbagai isu strategis seputar kelembagaan, pengelolaan, serta pendanaan untuk geopark di Indonesia. Dalam sesi ini juga akan mengulas peran pemerintah pusat, daerah dan sektor swasta dalam mendukung keberadaan geopark.

Vivi menyebut, dalam skala internasional ada 195 geopark yang tersebar di 48 negara. Khusus di Kebumen menurutnya memiliki keunikan geologi dan nilai konservasi tersendiri. Pihaknya juga terus mendorong agar 10 geopark tingkat nasional dapat berstatus Unesco.

"Sebagai bandingan China 41, Eropa ada 97 geopark, Jepang sekitar belasan. Indonesia hampir sama dengan Jepang. Ini yang menjadi semangat terus mengembangkan geopark di Indonesia," ungkapnya.

Baca Juga: Ketahuan Melakukan Vandalisme, Enam Remaja di Lendah Terpaksa Mengecat Ulang Tembok

Sementara itu, Sekda Kebumen Edi Rianto mengaku bangga karena Geopark Kebumen dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan rapat kerja geopark nasional. Dari ajang ini pemerintah daerah menyatakan siap untuk menyambut kegiatan berskala internasional.

"Hotel dan homestay juga penuh. Laporan ada yang belum kebagian penginapan. Ini salah satu wujud nyata dan memberikan efek positif," ujarnya.

Lebih lanjut, melalui pertemuan itu dia berharap seluruh pihak dapat bersinergi mewujudkan ekosistem pengelolaan geopark. Dengan begitu geopark diharapkan mampu menjadi lokomotif dalam mendukung ekonomi lokal, pelestarian alam sekaligus pengembangan pariwisata.

"Geopark Kebumen harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Dari sisi perilaku dan pemberdayaan. Kami juga memohon dukungan dari pusat dan provinsi," pungkasnya. (fid)

Editor : Heru Pratomo
#geopark #tuan rumah #kebumen #UNESCO #rakornas