MUNGKID - Tempat Pemungutan Suara (TPS) 006 Dusun Podo, Podosoko, Kabupaten Magelang tampak berbeda.
Sejumlah penari jaran kepang turut mengiringi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menuju TPS sebelum pencoblosan.
Proses iring-iringan itu dimulai sekitar pukul 06.45. Di belakang penari jaran kepang, ada tujuh anggota KPPS yang mengenakan pakaian Jawa.
Baca Juga: Inovatif dan Kreatif, Sembilan Guru dan Dua Pegawai MTsN 9 Bantul Terima Penghargaan
Enam penari jaran kepang tersebut sempat unjuk gigi di dalam gedung yang digunakan sebagai TPS.
Anggota PPS Podosoko Ana Vita menyebut, di TPS 006 Dusun Podo ada sebanyak 458 pemilih.
Dengan rincian, 224 laki-laki dan 234 perempuan.
Baca Juga: Recovery Pascabencana, Pemkab Purworejo Ajak Berbagai Kalangan Bantu Proses Pemulihan Korban
Mereka rerata lanjut usia (lansia). Meski begitu, saat TPS dibuka tepat pukul 07.00, warga setempat antusias untuk menggunakan hak pilihnya.
Ana mengatakan, TPS 006 ini memang memiliki konsep menarik.
Ditambah adanya tarian jaran kepang yang mengiringi petugas KPPS.
Baca Juga: Tanggapi Kebutuhan Industri Kesehatan, Unjaya Siap Dirikan Fakultas Kedokteran Berstandar Nasional
"Uniknya, pembukaan TPS-nya diiringi kesenian jaran kepang. Mengingat di Dusun Podo ini kental akan budaya," bebernya, Rabu (27/11/2024).
Para penari jaran kepang pun, kata dia, tampil maksimal untuk mendukung suksesnya gelaran Pilkada 2024.
Sekaligus sebagai upaya meningkatkan partisipasi warga untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya.
Baca Juga: Penetapan APBD 2025 Dilakukan DPRD Bantul lewat Rapat Paripurna, Fraksi PKB Mangkir karena Usulan Penyertaan Modal Aneka Dharma Tidak Diakomodasi
Bahkan, TPS-nya juga dipasang jaran kepang dan menghadirkan buto.
Tepat pukul 07.00, para petugas KPPS mulai melangsungkan pembukaan yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Setelah itu, mereka kembali menghitung surat suara, baik pemilihan gubernur-wakil gubernur maupun bupati-wakil bupati untuk memastikan jumlahnya sesuai dengan daftar pemilih tetap (DPT).
Meski masih pagi, namun warga sudah berdatangan mengantre di depan TPS.
Baca Juga: 110 Personel Brimob Ikut Kawal Pilkada, Kapolres Kebumen: Niatkan Ibadah
Saat tiba gilirannya, warga diminta melakukan pencoblosan di bilik suara yang disediakan.
Mereka mendapatkan dua surat suara, yakni surat suara gubernur-wakil gubernur Jawa Tengah dan bupati-wakil bupati Magelang.
Setelah selesai, surat suara itu dimasukkan pada kotak suara. Sesuai jenis dan warna surat suara. Di sana, juga ada para saksi yang dihadirkan untuk memantau jalannya proses pemungutan suara. (aya)
Editor : Winda Atika Ira Puspita