MUNGKID - Pemadam kebakaran (damkar) menjadi superhero dan penolong bagi warga. Apapun masalahnya, warga kerap memanggil damkar sebagai penyelamatnya. Teranyar, warga meminta tolong kepada petugas Damkar Kabupaten Magelang untuk memotong tanduk kambing.
Seorang warga Desa Sidorejo, Bandongan bernama Lan itu memberanikan diri menghubungi damkar untuk dimintai pertolongan. Kambing miliknya itu sejak kecil memiliki kelainan. Lan khawatir, tanduknya bisa menusuk kepala kambing.
Kepala UPT Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Magelang Edy Priyanta mendapat laporan dari pemilik kambing pada Jumat (8/11). "Dilaporkan pemilik kambing hari ini. Kambing tersebut ada kelainan sejak lahir dikhawatirkan tanduk masuk (menusuk) ke kepala," katanya.
Baca Juga: Selama Delapan Hari Tak Bisa Olahraga di Alun-Alun Pancasila, Ini Alasannya
Karena itu, kata dia, Damkar Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Bandongan segera menuju lokasi lengkap dengan peralatan tempurnya. Termasuk dengan gergaji. Meski baru kali pertama dilakukan, penanganannya tidak membutuhkan waktu lama.
Untuk penanganan dilakukan mulai pukul 09.44 sampai 09.58. Tanduk kambing tersebut berhasil dipotong dengan menggunakan gergaji. “Baru kali ini ada permintaan suruh motong tanduk kambing," paparnya.
Baca Juga: Pasar Modal Indonesia Selenggarakan Capital Market Summit & Expo, Agkat Tema Aku Investor Saham, Kampanyekan Inklusivitas dan Kemajuan Semua Kalangan
Sehari sebelumnya, Kamis (7/11) warga juga meminta tolong kepada UPT Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Magelang juga untuk melepas cincin di kaki burung merpati. Warga Borobudur bernama Tri Bayu Mukti itu mendatangi kantor damkar bersama dengan merpati kolongnya.
Edy menambahkan, pemilik sengaja memakaikan cincin ke salah satu jari kaki merpati tersebut. Namun, empat hari kemudian, kaki merpati justru membengkak. "Karena cincin sudah kekecilan dan sulit dilepas, kemudian pemilik mendatangi kantor kami. Tim melakukan pelepasan cincin dengan aman," tuturnya. (pra)