Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

DPRD Purworejo Imbau Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Potensi Bencana, Masyarakat Diminta Aktif Pemantauan Lingkungan Kala Hujan!

Jihan Aron Vahera • Kamis, 7 November 2024 | 17:39 WIB
Ketua DPRD Purworejo Tunaryo.
Ketua DPRD Purworejo Tunaryo.

PURWOREJO - Memasuki musim penghujan, DPRD Purworejo meminta agar masyarakat lebih waspada serta berpartisipasi melakukan pemantauan lingkungan.

Ketua DPRD Purworejo Tunaryo mengatakan, Kabupaten Purworejo merupakan wilayah yang memiliki risiko tinggi bencana alam.

"Di musim penghujan ini, masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor harus lebih meningkatkan kewaspadaan," ungkap Tunaryo, Kamis (7/11/2024).

Masyarakat dan pemerintah harus sama-sama bersinergi, membangun kesiapsiagaan.

Kesiapsiagaan adalah kunci untuk mengurangi dampak buruk dari sebuah bencana.

Adanya peran aktif dari masyarakat dan dukungan penuh dari pemerintah, diharapkan Kabupaten Purworejo bisa lebih siap dalam menghadapi ancaman bencana.

Dia juga menekankan pentingnya langkah mitigasi atau upaya pengurangan risiko bencana.

"Mitigasi bisa dilakukan dengan melakukan pemantauan secara terus-menerus di lokasi-lokasi yang rawan bencana," katanya.

Dengan begitu, potensi bahaya dapat segera diketahui dan mencegah terjadinya kerugian yang lebih besar.

Pemantauan tersebut bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga masyarakat.

"Masyarakat juga harus aktif melaporkan kondisi di lingkungan sekitar hingga menjaga kestabilan lingkungan," imbau Dewan dari Fraksi PDI Perjuangan itu.

Dia mengingatkan, masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, mengikuti arahan yang diberikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo, dan sebagainya.

"BPBD Purworejo telah memetakan wilayah rawan bencana, harapannya masyarakat dan pemerintah desa bisa memahami risiko yang ada," harap dia.

Selain itu, dia juga menyebut kesiapan dan ketersediaan logistik penanganan bencana juga sangat penting.

Seperti, kebutuhan pangan dan obat-obatan, hingga peralatan evakuasi dan tempat penampungan sementara harus disiapkan.

"Harapannya, bantuan dapat segera diberikan kepada warga yang membutuhkan," imbuhnya.

Dengan langkah-langkah antisipasi yang dilakukan sejak dini, dia berharap dapat meminimalisasi risiko sehingga bisa melindungi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara, Plt Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Purworejo Dede Yeni Iswantini mengungkapkan, pihaknya telah melakukan sejumlah antisipasi dalam menghadapi musim penghujan.

Antara lain, melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan kecamatan hingga menindaklanjuti permasalahan yang muncul saat rakor tersebut.

Terkait ketersediaan logistik, kata Yeni, secara keseluruhan aman.

Yaitu, mulai dari bahan pangan, bronjong, dan sebagainya.

"Perahu polyethylene juga sudah dipinjam pakaikan di sepuluh desa yang berpotensi banjir, mesin senso juga sudah ada di 16 kecamatan," tandas dia. (han)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#potensi bencana #Tanah Longsor #DPRD Purworejo #Banjir #pemantauan #Imbau #Hujan #aktif #tingkatkan kewaspadaan #lingkungan #BPBD Purworejo #masyarakat #rawan bencana #potensi bahaya #Purworejo