MUNGKID - Tidak hanya pemkot, pemkab juga turut berkontribusi dalam rangkaian kegiatan pembekalan menteri kabinet Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Akademi Militer (Akmil) Magelang.
Bentuk kontribusinya seperti penerjunan personel satpol PP, damkar, dishub, menyumbangkan 10 kuintal ikan, hingga melibatkan ratusan anak sekolah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto mengatakan, beberapa waktu lalu, pj bupati mendapat undangan dari Gubernur Akmil terkait persiapan kunjungan Presiden bersama rombongan menteri.
Mengingat wilayah Akmil tidak hanya mencakup Kota Magelang saja, tetapi juga Kabupaten Magelang.
Karena itu, sebagai bentuk kolaborasi dan sinergitas sesama penyelenggara pemerintahan, Pemkab Magelang memberi fasilitasi sesuai dengan kemampuan daerah.
"Ada beberapa aspek yang perlu kami dukung. Yang pertama dari aspek infrastruktur. Dari Akmil minta bantuan ke kami untuk pemeliharaan aspal di kompleks Akmil," ujar Adi di ruang kerjanya, Jumat (18/10/2024).
Setelah dilakukan survei, pemkab menyanggupinya dan disesuaikan dengan kemampuan aspal yang dimiliki DPUPR.
Adi menyebut, ada sejumlah titik yang diperbaiki. Pengaspalan jalan itu seluas 7.443,83 meter persegi atau 325 ton dan aspal emulsi 13 drum.
Selain itu, DPUR juga memberikan bantuan lampu mercury sebanyak 40 buah untuk penerangan di lokasi.
Selanjutnya, OPD yang memberi dukungan yakni dinas peternakan dan perikanan (dispeterikan) untuk menyiapkan 10 kuintal ikan nila.
Ikan tersebut akan disebar di tiga lokasi danau buatan dekat tenda. Nantinya, ada petugas untuk memantau dan mengawasi ikan yang telah disebar selama kegiatan berlangsung.
Hanya saja, Adi tidak mengetahui detail ukuran ikan yang disebar. "Ada kolam (di dekat lokasi), tapi memang airnya sedikit. Nanti airnya dibantu pemkot. Kami bantu ikannya. Perkiraan ada 10 kuintal ikan yang akan disebar di kolam sekitar lokasi. Cuma besar kecilnya (ikan) saya nggak paham," lontarnya.
Selain itu, satpol PP, damkar, dan dishub mengerahkan puluhan personelnya. Dishub dan Satlantas Polresta Magelang nantinya akan mengatur lalu lintas jalur dan rute yang dilalui oleh rombongan Presiden.
Kemudian, DLH juga menempatkan puluhan petugas kebersihan di Akmil serta beberapa kendaraan penunjangnya.
OPD lain yang terlibat adalah dinkes dengan menyiagakan tim kesehatan, rumah sakit, ambulans, hingga melakukan fogging di Akmil.
Sementara disdikbud akan mengerahkan ratusan siswa-siswi SD dan SMP untuk menyambut rombongan.
Mereka terdiri dari lima SD dan enam SMP di wilayah Salam, lima SD dan dua SMP di wilayah Muntilan.
Kemudian, 14 SD dan dua SMP di wilayah Mungkid serta delapan SD dan tiga SMP di wilayah Mertoyudan. Adi mengatakan, para siswa akan ditempatkan pada lokasi yang telah ditentukan. Masing-masing siswa juga membawa bendera merah putih.
"Nanti ditempatkan di spot-spot tertentu di sepanjang jalan mulai dari Salam hingga Mertoyudan," katanya.
Adi menambahkan, OPD lain yang terlibat yakni dinas perdagangan, koperasi, usaha kecil, dan menengah (Disdagkop UKM), dinas pariwisata, kepemudaan, dan olahraga (Disparpora), serta dinas komunikasi dan informatika (Diskominfo).
Kemudian, dinas perindustrian dan tenaga kerja (disperinaker), bagian umum, PDAM, Telkom, PLN, hingga PT TWC.
Saat ditanya soal waktu kegiatan, Adi mengatakan, sifatnya masih tentatif. Karena berdasarkan informasi awal, rombongan akan tiba di Magelang pada 23 Oktober. Namun, dari perkembangan terakhir, mereka tiba pada 24 Oktober.
"Sementara ini, kemungkinan tanggal 24 (Oktober) baru rawuh. Apakah nanti pagi atau siang, juga masih tentatif," sebutnya.
Adi berharap, kunjungan menteri kabinet Prabowo-Gibran ke Magelang ini dapat memberi dampak positif dari berbagai aspek. Mulai dari industri perhotelan, kuliner, hingga pelaku UMKM.
Dengan begitu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Apalagi kehadiran para menteri yang selama ini mungkin belum pernah menginjakkan kaki di Magelang. Ini nanti bisa memberikan kesan yang positif bagi mereka," katanya. (aya)