RADAR JOGJA - Seorang mahasiswa Teknik Infomatika Universitas Negeri Semarang (Unnes), Very Ivandi Sinaga, (20), warga Pontianak, ditemukan tewas gantung diri di kamar kosnya di Jalan Pisang RT 2 RW 3 Kelurahan Sekaran Kecamatan Gunungpati Semarang, pada Kamis (3/10/2024) sore.
Very pertama kali ditemukan oleh pemilik kos yang merasa curiga karena korban tidak keluar kamar selama satu hari sebelum kejadian.
Very ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB, dalam kondisi tergantung di dekat kusen pintu kamar menggunakan seutas kabel berwarna putih dengan kondisi tubuhnya sudah membiru.
Menurut informasi yang didapat, korban yang merupakan mahasiswa Teknik Informatika Unnes diduga meninggal gantung diri karena terlilit masalah pinjaman online (pinjol).
Teman satu kos Very Donny Satria mengungkapkan, Very baru setahun tinggal di tempat tersebut dan dikenal sebagai sosok yang tertutup serta jarang berinteraksi dengan penghuni kos lainnya.
"Dia jarang berinteraksi dengan kami. Biasanya hanya bertemu saat di kamar mandi. Very punya pintu akses dua. Kalau kami cuma satu. Terakhir kali bertemu sekitar dua atau seminggu yang lalu, setelah dia keluar dari kamar mandi, itu juga cuma nyapa aja," ujarnya.
Donny juga menjelaskan, setiap subuh ia sering mendengar suara Very yang masih bermain game di kamarnya, namun donny tidak mengetahui game apa yang sedang dimainkan oleh Very.
"Suara ngegame-nya kenceng tapi tidak tahu ngegame apa," imbuh Donny.
Kronologi Penemuan Korban
Adapun kronologi penemuan korban bermula saat kakak korban yang tinggal di Jogja sekitar pukul 09.00 mengirim pesan WhatsApp (WA) kepada Maryanah, (39), pemilik kos.
Pesan WA itu untuk menanyakan kondisi adiknya, Very Ivandi karena tak membalas pesan WA kakaknya itu.
Kemudian, pemilik kos mencoba mengetuk pintu kamar kosnya, namun kondisi pintu kamar korban terkunci dari dalam, dengan lampu kamar padam.
Saat itu, pemilik kos belum menaruh curiga apapun. Saat sorenya, sekitar pukul 17.45, pintu kamar korban kembali diketuk.
Dan ketika itu, pemilik kos melihat ada tali yang terikat di kusen pintu serta melihat kaki manusia menggantung.
Lantas, pemilik kos panik kemudian langsung memanggil teman kos korban untuk memeriksa kamar korban.
Lewat jendela kamar, teman kos melihat korban sudah dalam kondisi tergantung dengan kabel wifi yang diikatkan di kusen pintu.
Saat itu juga, melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT, Ketua RW, serta Bhabinkamtibmas kelurahan setempat.
Setelah itu petugas Polsek Gunungpati dan Inafis Polrestabes Semarang tiba di lokasi kejadian, termasuk tim medis dari Puskesmas Gunungpati.
Hasil dari pemeriksaan tim medis, dapat dipastikan korban meninggal murni gantung diri.
Saat ditemukan pihak medis, mayat korban sudah kaku dan diperkirakan meninggal sejak pukul 12.00 WIB.
Di kamar korban ditemukan kabel wifi warna putih yang dipakai untuk gantung diri. Selain itu, ditemukan kartu tanda mahasiswa (KTM) Unnes dan buku yang berisi curhatan dari korban.
Korban dikenal tertutup dan sering main game online. (Safana Putri Nurmalia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita