PURWOREJO - Empat sekolah di Kabupaten Purworejo mendapatkan penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Penghargaan yang diserahkan Rabu (2/10/2024) lalu oleh Wakil Menteri LHK Alue Dohong tersebut diberikan sebagai wujud apresiasi atas komitmen sekolah terhadap pelestarian lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo Wiyoto Harjono mengatakan, ada dua kategori penghargaan yang didapatkan sekolah.
Pertama, predikat Adiwiyata Mandiri yang diraih oleh SD Negeri Paduroso, kemudian 3 predikat Adiwiyata Nasional meliputi Madrasah Aliyah Swasta An Nawawi Berjan, SD Negeri 1 Gintungan, dan SD Negeri Purworejo
"Ke empat sekolah itu mendapatkan predikat tersebut karena memenuhi kriteria program Adiwiyata," katanya, Jumat (4/10).
Wiyoto menjelaskan, program Adiwiyata merupakan program sekolah yang telah menerapkan dan mengedepankan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah (PBLHS).
Gerakan PBLHS menuntut sekolah menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup yang meliputi enam aspek di antaranya menjaga kebersihan, fungsi sanitasi dan drainase, menanam dan memelihara tanaman, mengelola sampah dengan 3R, konservasi air, konservasi energi, inovasi terkait penerapan perilaku ramah lingkungan hidup (PRLH).
Melalui gerakan PBLHS itu, diharapkan akan terwujud perilaku warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.
"Harapannya, dapat berdampak pada meningkatnya kualitas lingkungan hidup di sekolah dan di daerahnya," harap Wiyoto.
Kepala SD N 1 Gintungan Purworejo Sumarsih mengaku bangga atas capaian yang telah diraih oleh SD yang dinahkodainya.
Dia berharap, dengan diraihnya pengharapan tersebut SD N 1 Gintungan dapat terus menjadi teladan dalam mewujudkan sekolah ramah lingkungan yang berkelanjutan.
"Serta, mampu menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan kepada generasi muda di Kabupaten Purworejo dan sekitarnya," harapnya. (han)
Editor : Winda Atika Ira Puspita