KEBUMEN - Pejabat sementara (Pjs) Bupati Kebumen Boedyo Dharmawan langsung bertolak ke Kebumen pascaprosesi pengukuhan. Dia kini resmi tinggal di rumah dinas Wakil Bupati Kebumen.
Boedyo mengaku tak begitu mempersoalkan meski harus menetap di rumah dinas wakil bupati. Dia cukup memaklumi karena sekarang rumah dinas bupati di Kompleks Pendapa Kabumian masih dalam tahap renovasi.
"Kami diberikan pelayanan terbaik dari pemerintah kabupaten, yaitu di rumah dinas wakil bupati," ujar Boedyo, Kamis (26/9).
Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah yang ditunjuk sebagai Pjs bupati itu bakal menempati rumdin wabup selama dua bulan. Persisnya selama masa kampanye pilkada, mulai 25 September-23 November 2024.
"Kebetulan di pendapa sedang renovasi. Tentu saja tidak memungkinkan ditinggali," sambungnya.
Boedyo menyatakan, tempat tinggal bukan jadi alasan menghambat tugas dan tanggungjawab. Dia pun merasa bersyukur dapat tinggal di rumah dinas wakil bupati yang nyaman dan representatif. Justru, kata Boedyo, ketika diberi fasilitas yang nyaman, dia khawatir akan terlena dengan jabatannya.
"Saya malah khawatir betah. Bisa tinggal di sini lebih dari dua bulan. Tempatnya nyaman," ungkapnya.
Adapun renovasi rumah dinas bupati di Kompleks Pendopo Kabumian kini telah mencapai 60 persen. Proses renovasi tersebut ditarget rampung pada 27 Oktober 2024. Rencananya, rumah dinas dengan konsep modern kolonial itu akan diberi nama Graha Bumi Prajamukti.
Baca Juga: Serupa Namun Tak Sama, Perbedaan Gamelan Yogyakarta dan Surakarta!
Seperti diketahui, bupati petahana Arif Sugiyanto kini telah menjalani cuti selama kampanye. Pada masa kampanye ini dia dilarang menggunakan fasilitas jabatan, termasuk rumah dinas.
Aturan tersebut tertuang dalam Permendagri Nomor 74 Tahun 2016. Kendati begitu, bupati dan wakil bupati tetap menerima gaji pokok serta tunjangan selama masa cuti.
Arif Sugiyanto sebelumnya menyatakan siap patuh dan tunduk terhadap seluruh aturan terkait pencalonan di Pilkada 2024. Dia pun memastikan selama cuti tidak akan menggunakan seluruh fasilitas jabatan, mulai dari mobil hingga rumah dinas. "Semua aturan kami ikuti. Sementara tinggal di Panjer dulu. Bareng orang tua," ucapnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo