Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dukung YIA, 152 Bidang Tanah di Purworejo Akan Dibebaskan untuk Pembangunan Pengendali Banjir dan Pengaman Pantai

Jihan Aron Vahera • Kamis, 26 September 2024 | 03:56 WIB
Suasana Bandara Yoygyakarat International Airport (YIA)
Suasana Bandara Yoygyakarat International Airport (YIA)

PURWOREJO - Usai berhasil selesaikan pembebasan lahan untuk mega proyek Bendungan Bener, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Purworejo kembali bergerak untuk pengadaan tanah. Yaitu, untuk pembangunan prasarana pengendali banjir dan pengaman pantai kawasan Bandara International Yogyakarta pada Sungai Bogowonto.

Kepala BPN Purworejo Andri Kristanto menyampaikan, instansi yang memerlukan tanah adalah Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO). "Target untuk pengadaan tanah ada di tiga kecamatan, yaitu Bagelen, Purwodadi, dan Ngombol," katanya Rabu (25/9).

Dia memaparkan, desa yang terdampak di wilayah Kecamatan Bagelen yaitu Desa Bapangsari, Bagelen, dan Bugel. Kemudian, desa di Kecamatan Purworejo yaitu Purwosari, Jogoboyo, Watukuro. "Untuk Kecamatan Ngombol ada Desa Wasiat, Pejagran, dan Tunjungan," sebutnya.

Baca Juga: Kurang dari 24 Jam Tiga Lakalantas di Kulon Progo, Dua di Antaranya Disebabkan Bus Ugal-ugalan

Baca Juga: Misteri Lulun Samak: Hantu Tikar Penunggu Sungai yang Mengerikan dalam Legenda Masyarakat Sunda

Dikatakan, total bidang yang harus dibebaskan sebanyak 152 bidang dengan luas 5,64 hektare. Dari jumlah tersebut, tanah yang sudah memiliki sertifikat hak milik (SHM) berjumlah 97, letter C sebanyak 51 bidang, dan tanah kas desa (TKD) sebanyak empat bidang. "TKD itu berada di Desa Jogoboyo, luasnya 994 meter persegi," papar dia.

Saat ini, BPN Purworejo telah melakukan sosialisasi atau pemberitahuan ke sembilan desa terkait pengadaan tanah tersebut. Sosialisasi dilaksanakan mulai 23-30 September 2024 nanti. Riset inventarisasi serta identifikasi tanah rencana akan dilakukan BPN pada 2-15 Oktober 2024 dan 16 Oktober penetapan hasil. “Kemudian, diumumkan mulai 18 Oktober selama 14 hari ke depan," terang Andri.

Selanjutnya, proses penilaian dalam pengadaan tanah oleh kantor jasa penilai publik (KJPP) akan dilaksanakan 8 November 2024. Pihaknya menargetkan, pembayaran uang ganti rugi (UGR) akan diselesaikan pada 12 Desember 2024 mendatang.

Namun, Andri optimis, pengadaan tanah tersebut akan lebih cepat dari target. Mengingat, sudah berbekal pengalaman pada pengadaan tanah Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Bener. Yaitu, berhasil membebaskan sebanyak 4.392 bidang. "Target saya (pengadaan tanah) di akhir November 2024 bisa selesai," tandas dia. (han/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#BBWSSO #pembebasan lahan #sungai bogowonto #Bagelen #YIA #kecamatan #BPN #Purworejo