MUNGKID - Polresta Magelang semakin masif untuk mengamankan jalannya kontestasi Pilkada 2024.
Salah satu upaya itu dilakukan dengan menyiapkan sebanyak 12 pengawal pribadi (walpri) untuk dua pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Magelang.
Nantinya, satu calon akan dikawal oleh tiga orang walpri setelah nomor urut paslon resmi ditetapkan.
Kapolresta Magelang Kombes Pol Mustofa mengatakan, walpri menjadi satu syarat bagi pelaksanaan Pilkada 2024.
Setiap calon bupati dan wakil bupati akan dikawal oleh tiga anggota polisi selayaknya ajudan. Pengawalan itu efektif mulai Selasa (24/9/2024) hingga tahapan pilkada rampung.
"Kami dari Polresta Magelang sudah menyiapkan walpri untuk paslon bupati maupun wakil bupati. Begitu pengundian nomor urut selesai, anggota kami (walpri) akan nempel kepada masing-masing paslon," katanya, Selasa (24/9/2024).
Dia menyebut, walpri tersebut akan mengikuti setiap kegiatan masing-masing calon. Selain itu, Mustofa juga akan menerjunkan anggotanya ketika calon bupati atau wakil bupati membutuhkan polisi untuk melakukan pengawalan mobil.
"Istilahnya kita melakukan pengawalan melekat pada masing-masing calon bupati atau wakil bupati. (Potensi ancaman) tidak, hanya sebagai syarat. Aman tidak aman, akan tetap ada pengawalan terhadap beliau," ujarnya.
Dia menjelaskan, untuk anggota KPU maupun Bawaslu Kabupaten Magelang, polisi setiap hari telah melakukan pengamanan di masing-masing kantor. Namun, untuk pengawalan yang melekat pada anggota KPU maupun bawaslu, bersifat insidental. (aya)
Editor : Winda Atika Ira Puspita