RADAR JOGJA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang mencatat jumlah daftar pemilih tetap (DPT) pada Pilkada 2024 sebanyak 1.014.525 yang tersebar di 21 kecamatan. Jumlah itu berkurang sekitar 898 pemilih saat penetapan daftar pemilih sementara (DPS).
Divisi Perencanaan, Data, dan Pemilih KPU Kabupaten Magelang Siti Nurhayati mengatakn, pada pilkada tahun ini ada 2.011 tempat pemungutan suara (TPS). Sebanyak 20 di antaranya terdiri dari TPS lokasi khusus (loksus). Sedangkan pada pemilu lalu, jumlah TPS loksus ada delapan titik.
TPS itu ditempatkan di pondok pesantren (ponpes) tersebar di Kecamatan Tegalrejo, Bandongan, Candimulyo, Dukun, Mertoyudan, Secang, dan Salaman. Pada penetapan DPS pilkada, ada 6.033 pemilih sementara pada DPT-nya bertambah menjadi 6.360. "Untuk (pemilih) laki-laki ada 3.252 orang. Sedangkan (pemilih) perempuannya 3.108 orang," terangnya Jumat (20/9).
Baca Juga: Deklarasi Damai Pilkada Bantul 2024, Kesepakatan Jaga Kondusivitas selama Pesta Demokrasi
Nantinya, KPU Kabupaten Magelang akan menggelar sosialisasi terkait dengan mekanisme daftar pemilih tambahan (DPTb). "Kami akan sosialisasikan sebulan sebelum pelaksanaan pilkada untuk sembilan kategori dan sosialisasi lagi pada H-7 untuk empat kategori," sambung dia.
Sementara itu, Pj Bupati Magelang Sepyo Achanto mengatakan, penetapan DPT ini merupakan salah satu tahapan dari pilkada. "Harapannya, data pemilih pada DPT merupakan data yang valid. Sehingga nanti dapat memperlancar proses pemungutan suara," kata dia.
DPT tersebut, kata dia, bisa digunakan acuan untuk menyiapkan logistik pilkada. Sepyo berharap, pada pilkada mendatang, tingkat partisipasi pemilih akan meningkat menjadi 90 persen dibanding pemilu lalu.
Editor : Heru Pratomo