MUNGKID - Sebanyak 844 madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magelan, 84 di antaranya layak mendapat bantuan sebesar Rp 5 juta.
Baik negeri maupun swasta, karena kondisinya cukup memprihatinkan dan perlu dilakukan perawatan.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Magelang Muhammad Miftah mengatakan, saat ini kemenag masih mendata madrasah yang membutuhkan bantuan.
Adapun dana yang digelontorkan untuk membantu madrasah tersebut bersumber dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebesar Rp 5 juta.
Kendati tergolong kecil, diharapkan dapat membantu pembiayaan untuk perawatan gedung.
Kondisi kerusakan masing-masing madrasah pun, bervariasi. Mulai dari atap gedung yang bocor, minimnya fasilitas, hingga penggabungan antarkelas.
"Dalam satu atau dua minggu ini, kami bicarakan (dengan beberapa pihak) dan mencarikan solusinya," ujar Miftah.
Sebab dengan banyaknya madrasah di Kabupaten Magelang dan menggelontorkan bantuan dalam jumlah besar, kemenag praktis membutuhkan waktu yang panjang.
"Selanjutnya kita perlu mencari solusi bantuan-bantuan lainnya yang halal dan tidak menyalahi aturan," imbuhnya.
Selain memberikan bantuan, kemenag juga akan melakukan konsolidasi dengan pengawas dan beberapa pihak.
Menurutnya, madrasah tidak bisa berdiri sendiri. Keberadaannya membutuhkan peran serta seluruh elemen agar bahu-membahu saling membantu. Baik kemenag maupun pemerintah daerah. (aya)
Editor : Winda Atika Ira Puspita