MAGELANG - Sebuah video menampilkan seorang pria yang diduga melakukan aksi tidak terpuji di serambi Masjid Agung Kauman Kota Magelang, beredar di media sosial.
Pria itu diduga melakukan video call dengan seorang perempuan yang tengah mandi pada Rabu (4/9/2024) sekitar pukul 17.40.
Dari video yang beredar, ada seorang pria duduk di serambi masjid sembari berinteraksi dengan seseorang dari ponselnya tepat saat azan berkumandang.
Pria itu pun tidak menghiraukan lalu-lalang orang yang hendak melaksanakan salat Magrib.
Aksinya itu diam-diam direkam oleh orang lain dan mengatakan, bahwa pria tersebut melakukan video call dengan orang yang sedang mandi.
Dari pantauan rekaman kamera CCTV 16, pria itu asyik melakukan video call. Namun, tidak terlihat jelas objek video call-nya.
Keamanan Masjid Agung Kauman Kota Magelang Agus Kriswanto membenarkan adanya dugaan aksi tidak terpuji di serambi masjid.
Semula, tidak mengetahui kejadian tersebut. Namun, ada anak dari muazin yang memberitahunya. Karena video tersebut sudah tersebar di media sosial.
Dia pun segera memeriksa seluruh CCTV. Namun, dia tidak mendapati seorang pria di video tersebut.
Bahkan, dia sempat melihat rekaman CCTV hingga dua minggu ke belakang. Tapi, hasilnya nihil.
Agus pun meminta anak muazin itu untuk menanyakan terkait waktu kejadian kepada pemilik media sosial (medsos) yang mengunggah video tersebut.
Jika dilihat dari videonya, kejadian itu terjadi antara Magrib dan Isya.
"Karena saya kenal suara azannya. Setelah saya cek betul-betul, ternyata benar ada pria yang duduk di serambi masjid seperti sedang video call-an sekitar pukul 17.40. Dengan durasi sekitar 5 menitan," bebernya saat ditemui, Kamis (5/9/2024).
Dia menyebut, baru kali ini mendapati aksi tidak terpuji tersebut. Jika memang benar pria tersebut melakukan aksi itu, seharusnya tidak dilakukan di tempat ibadah. Apalagi saat orang-orang hendak menunaikan ibadah.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Magelang Kota Iptu Iwan Kristiana mengatakan, tengah menyelidiki kasus tersebut. Karena sudah menyita perhatian warga.
"Apalagi itu (tindakan tidak terpuji, Red) dilakukan di sebuah tempat ibadah. Intinya masih dalam tahap penyelidikan," terangnya. (aya)
Editor : Winda Atika Ira Puspita