PURWOREJO - Desa Aglik, Grabag, Purworejo rutin menggelar festival panjat pinang untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI.
Tahun ini, desa tersebut kembali menggelar lomba panjat pinang dengan beragam hadiah menarik, pada Minggu (1/9/2024).
Seperti biasa, lomba diadakan di Jembatan Sengoro Kali Lereng Desa Aglik. Bukan berdiri tegak, pinang sengaja didesain miring untuk menjadi pembeda dengan lomba panjat pinang pada umumnya.
"Ada 18 tim yang ikut lomba, ada dari Desa Aglik dan beberapa ada dari desa tetangga," ujar Ketua Panitia Lomba Viktor Andi Senin (2/9/2024).
Total ada enam batang pinang yang disiapkan dengan berbagai hadiah menarik.
Lomba semakin meriah karena para peserta memperebutkan hadiah utama berupa sepeda yang ada di masing-masing pinang.
"Penonton selalu ramai apalagi ada beragam door prize juga. Harapannya lomba ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang," harap dia.
Selain itu, Viktor juga berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi daya tarik wisata untuk berkunjung di desanya.
Sehingga, dapat mendorong pertumbuhan dan perputaran ekonomi masyarakat di Desa Aglik.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Camat Grabag Eko Setyo Husodo. Dia sangat mengapresiasi karena warga Desa Aglik mempertahankan kegiatan tersebut dari tahun ke tahun.
"Semoga bisa dipertahankan, dievaluasi, dan ditata agar lebih baik dan meriah lagi," ucap dia.
Sementara, Kepala Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Dinkominfostasandi) Purworejo Yudhie Agung Prihatno menyebut, kegiatan tersebut sangat bermanfaat.
Terlihat, kegiatan tersebut tidak hanya diikuti warga Desa Aglik, tetapi juga warga desa sekitarnya.
"Panjat pinang merupakan sebuah acara tradisional yang sarat dengan makna dan simbolisme tentang kerja sama, tekad, dan semangat pantang menyerah yang sepatutnya diteladani," ungkapnya.
Dia berharap, kegiatan tersebut bisa menjadi agenda rutin sehingga bisa menjadi hiburan, daya tarik wisata, dan menjadi ikon Desa Aglik. (han)
Editor : Winda Atika Ira Puspita