MAGELANG, RADAR JOGJA - Tiga partai politik yang terdiri PDIP, Gerindra, dan Demokrat sepakat bekerja sama atau koalisi dalam Pilkada 2024.
Bahkan, kerja sama tersebut telah disepakati bahwa untuk bakal calon (balon) wali kota berasal dari PDIP dan balon wakil wali kota dari Partai Gerindra.
Hanya saja, nama-nama yang diusung itu masih menunggu rekomendasi dari masing-masing DPP.
Adapun penandatanganan naskah kerja sama atau MoU tersebut berlangsung di Hotel Atria Magelang, Sabtu (24/8/2024). Yang dihadiri oleh masing-masing ketua, sekretaris, dan pengurus partai.
Untuk diketahui, pada Pemilu 2024, ketiga partai tersebut memiliki total 13 kursi DPRD Kota Magelang.
Dengan rincian, PDIP mendapat tujuh kursi serta Partai Gerindra dan Demokrat masing-masing tiga kursi.
Ketua DPC PDIP Kota Magelang Budi Prayitno mengutarakan, tiga partai tersebut berkomitmen untuk bergabung dalam kontestasi pilkada.
Semula, PDIP memang telah berkoalisi dengan Partai Gerindra. Namun, ada partai lain yang menyatakan diri untuk bergabung, yakni Demokrat.
Dalam kerja sama itu, telah disepakati untuk posisi balon wali kota dari PDIP dan wakil wali kota dari Gerindra.
"Dengan dinamika yang ada, Demokrat ikut bergabung. Insyaallah, semoga saja nanti PKB bisa gabung," kata Udi, sapaan akrabnya usai pertemuan, Sabtu malam (24/8/2024).
Saat disinggung terkait sosok yang diusung PDIP, kata Udi, belum menyebutnya.
Karena belum mendapat rekomendasi dari DPP. Namun, Udi memastikan, deklarasi dan pendaftaran balon akan dilaksanakan pada Rabu (28/8/2024).
Baca Juga: Sekolah Tagih Janji Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran, Begini Tuntutannya
Dia berharap, kerja sama politik ini dilangsungkan demi kebaikan bersama untuk Kota Magelang.
"Paling tidak rekomendasi (turun dari DPP) tanggal 26 Agustus. Karena 27 Agustus sudah (mulai) pendaftaran (balon kepala daerah).
Jadi, 26 Agustus sudah bisa dipastikan (rekomendasi turun). Untuk Rabunya, kita daftar," terangnya.
Sekretaris DPC Gerindra Kota Magelang Nella Karnela Yunissari mengatakan, kerja sama yang dilakukan, masih sama dengan sebelumnya.
"Disepakati untuk calon AA 1 (wali kota) dari PDIP, AA 2 (wakil wali kota) dari Gerindra," sebutnya.
Kemudian, ada tambahan partai politik yang bergabung dengan keduanya, yakni Demokrat.
Dalam naskah kerja sama, ketiganya bersepakat untuk mewujudkan pembangunan Kota Magelang yang lebih baik lagi. Lalu, membuka ruang kerja sama partai politik lain untuk bergabung.
Selain itu, pimpinan masing-masing partai diminta untuk segera berkomunikasi secara vertikal di internal partai.
"Intinya (kerja sama) masih sama. Lalu, Demokrat ikut mengusung. (Rekomendasi) masih berproses, maksimal 26 Agustus sudah (turun)," katanya.
Untuk nama balon wali kota dan wakil wali kota, kata Nella, masih dalam proses penggodokan.
"Pokoknya (nama balon) dari kader-kader kita. Nanti pilihannya dari DPP seperti apa, itulah yang dipilih terbaik," sambungnya.
Saat dikonfirmask, Ketua DPC Demokrat Kota Magelang Dian Mega Aryani membenarkan adanya koalisi tiga parpol untuk Pilkada 2024.
"(Koalisi) betul. Antara PDIP, Demokrat, dan Gerindra," ujar dia dalam pesan singkatnya.
Editor : Bahana.