Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Seleksi CPNS, BKPSDM Kebumen: Jangan Tergiur Tawaran Joki, Akan Ada Sanksi Tegas

Muhammad Hafied • Rabu, 21 Agustus 2024 | 01:10 WIB
Peserta sedang mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Peserta sedang mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).


RADAR JOGJA - Masyarakat diimbau agar tak tergiur tawaran menggunakan jasa joki dalam proses seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Sebab praktik kecurangan ini akan membawa dampak materi maupun imateril tersendiri bagi peserta.


Hal ini ditegaskan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kebumen Moh Amirudin, Selasa (20/8). Dia meminta, masyarakat tak mudah terhasut dengan janji atau iming-iming seseorang yang menawarkan kemudahan lolos seleksi CPNS. "Jangan percaya modus tertentu. Tidak boleh pakai joki. Ada sanksi tegas," ucapnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kebumen Moh Amirudin.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kebumen Moh Amirudin.


Amir menerangkan, keberadaan joki akan mudah terdeteksi karena Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mengadopsi sistem deteksi wajah dalam seleksi CPNS. Teknologi tersebut sengaja digunakan memang untuk memerangi praktik joki. "Sekarang sistem sudah canggih. Begitu selesai tes langsung muncul nilai," ungkapnya.


Amir pun memastikan seluruh rangkaian seleksi CPNS tanpa pungutan biaya alias gratis. Artinya tak dibernarkan jika ada oknum meminta uang atas nama kepentingam seleksi CPNS. Selain itu, dia juga menegaskan bahwa hasil seleksi tak bisa diintervensi pihak manapun. "Kalau ada orang minta uang atau menjanjikan, kami pastikan mereka bohong. Kami juga tidak bisa mengintervensi hasil," jelasnya.


Seperti diketahui, Pemkab Kebumen tahun ini mendapat jatah kuota 335 formasi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Dari total CPNS tersebut, 330 formasi di antaranya untuk tenaga teknis. Sisanya dibuka bagi tenaga kesehatan.


Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bersyukur Kemenpan-RB telah mengalokasikan jatah CPNS di Kebumen lebih dari cukup. Tentu hal ini menjadi kabar gembira karena bertepatan dengan peringatan Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia. Dia pun mengajak agar masyarakat Kebumen memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.

Adapun tahapan pendaftaran CPNS dibuka mulai 20 Agustus-6 September 2024. Setelah itu ada proses Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD pada 16 Oktober-14 November 2024. Sedangkan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) mulai 9-20 Desember 2024 menggunakan CAT. (fid/pra)

Editor : Satria Pradika
#universitas negeri yogyakarta #skb #calon pegawai negeri sipil #sanksi tegas #BKPSDM Kebumen #badan kepegawaian negara #seleksi calon CPNS #joki #UNY #seleksi kompetensi bidang #CPNS #seleksi cpns