Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gelar Perayaan HUT Kemerdekaan Ke-79 RI dan Saparan, Nepal Van Java Libur Lima Hari

Naila Nihayah • Jumat, 9 Agustus 2024 | 14:40 WIB
BERKABUT: Suasana Nepal Van Java di Dusun Butuh, Temanggung, Kaliangkrik saat musim hujan kerap dipenuhi kabut tebal. (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)
BERKABUT: Suasana Nepal Van Java di Dusun Butuh, Temanggung, Kaliangkrik saat musim hujan kerap dipenuhi kabut tebal. (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)

RADAR JOGJA - Pelayanan destinasi wisata Nepal Van Java, diliburkan sementara mulai 8-12 Agustus 2024. Begitu pula dengan pelayanan pendakian Gunung Sumbing via Butuh, Temanggung, Kaliangkrik. Karena selama lima hari itu, ada serangkaian acara dalam rangka memperingati HUT ke-79 RI dan merti dusun atau saparan.

Kepala Dusun Butuh Lilik Setiyawan menyebut, setiap bulan Safar, ada kegiatan adat tahunan yang disebut sebagai saparan. Karena itu, warga sepakat meliburkan pelayananan wisata Nepal Van Java dan pendakian Gunung Sumbing mulai 8-12 Agustus 2024. Kendati begitu, pagi tadi masih ada sejumlah wisatawan yang berkunjung dan warga tetap melayaninya seperti biasa. "Sudah tidak ada pelayanan kepada wisatawan. Mereka (warga) sebetulnya ingin (libur) mulai besok (hari ini, red) , tapi saya minta hari ini agar mereka tidak hanya mengurusi wisatanya saja," paparnya saat dikonfirmasi, Kamis (8/8).

Dia mengatakan, dua hari ini, warga akan membersihkan area rumah dan lingkungannya. Karena bertepatan dengan HUT ke-79 RI, warga Dusun Butuh juga menyelenggarakan berbagai kegiatan menarik pada Sabtu (11/8). Mulai dari sejumlah lomba hingga pentas kesenian dari lima komunitas.  Kemudian pada Minggu, (12/8), ada merti dusun atau saparan.

Lilik menjelaskan, saparan ini menjadi agenda rutin tahunan di Dusun Butuh yang harus tetap dilestarikan. Tujuannya sebagai ungkapan rasa syukur warga kepada Tuhan melalui para leluhur dengan warisan pertanian, sosial, dan seni budayanya.

Rangkaian kegiatannya diawali dengan mujahadah. Begitu rampung, dilanjutkan dengan kirab gunungan hasil bumi berupa sayur-mayur sekitar pukul 14.00. Kirab itu, kata Lilik, dimulai dari kediamannya menuju sumber mata air bernama Tuk Si Jago. Lalu, peserta kirab akan membawa gunungan itu menuju Taman Depok untuk umbar tumpeng dan kembul bujono bersama seluruh pengunjung.  "Kami doakan terlebih dahulu. Lalu, gunungan hasil buminya akan diperebutkan warga. Selain itu, ada tumpeng berupa nasi, ayam ingkung, dan lainnya yang akan dimakan bersama-sama. Sementara masih satu (gunungan)," sebutnya. (aya/pra)

Editor : Satria Pradika
#Dusun Butuh #saparan #Wisata #Nepal Van Java #gunung sumbing #hut kemerdekaan #merti dusun