RADAR JOGJA - Wahana jembatan kaca di Taman Kyai Langgeng (TKL) Ecopark dibongkar. Sebab wahana yang ada sejak 2019 itu sudah termakan usia. Selain itu, kerja sama dengan pihak ketiga atau investor untuk menghadirkan wahana tersebut, sudah rampung.
Direktur Utama Perusahaan Daerah Obyek Wisata (PDOW) TKL Ecopark Magelang Arif Taat Ujiyanto menyebut, pengunjung yang hendak menaiki wahana jembatan kaca itu harus membayar Rp 20 ribu per orang. Namun, pengunjung harus mengenakan alas kaki.
"Dulu kalau diinjak (jembatan kacanya), ada (suara) kretek-kretek itu. Jadi, kami dari pengelola minta kalau diperpanjang (kerja sama), harus ada perbaikan," ujarnya, Kamis sore (31/7).
Baca Juga: Bayar Belanja Online Makin Mudah Bayarnya Lewat AgenBRILink
Baca Juga: Dicari, Mahasiswa UPNVY Hilang sejak 27 Juli 2024, Pihak Kampus Minta Bantuan Masyarakat
Jembatan kaca itu merupakan milik pihak ketiga yang berinvestasi dengannya. "Hanya saja wahana itu sudah lama dan ada faktor usia layanan wahana karena kaitannya dengan safety pengunjung," imbuhnya.
Taat mengatakan, wahana itu memang sudah seharusnya dilakukan maintenance atau perawatan. Terlebih, kerja sama dengan pihak ketiga itu, sudah selesai sejak dua bulan terakhir. Sehingga keduanya sepakat untuk tidak lagi menghadirkan wahana jembatan kaca di TKL Ecopark.
Ketika kerja sama itu dilanjutkan pun, lanjut dia, praktis pihak ketiga harus melakukan perbaikan atau penggantian suku cadang dan lainnya. Selain dimakan usia, peminat wahana jembatan kaca itu tidak begitu ramai. "Mungkin investor pertimbangannya untung-rugi," katanya.
Baca Juga: Weling Anak-Anak Jajan di Dalam Sekolah, PP tentang Kesehatan Terbit, Pemprov Awasi Kantin
Baca Juga: Terlilit Pinjol dan Judol Bakar Rumah Orang Tua, Sudah Dilakukan Mediasi, Tak Dibawa ke Jalur Hukum
Selain itu, kata Taat, wahana jembatan kaca tersebut cukup berisiko. Ketika dipaksakan dan terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, akan berdampak buruk terhadap kunjungan. "Mungkin daripada dia memperbaiki, akhirnya diselesaikan (kerja sama). Memang udah saatnya wahana itu diistirahatkan," sambungnya.
Rencananya, bekas wahana jembatan kaca itu bakal dijadikan sebagai spot selfie. Sebagai sarana pengunjung untuk menikmati hamparan alam dan Sungai Progo di bawahnya. Pengelola TKL Ecopark tengah menyusun konsep tersebut. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo