RADAR JOGJA - Wahana Permainan anak di ruang terbuka hijau Taman Geger Menjangan Purworejo rusak karena termakan waktu. Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Purworejo langsung memperbaiki wahana usai banyak menerima keluhan dan masukan dari masyarakat.
Kepala DLHP Purworejo Wiyoto Harjono mengungkapkan, pihaknya mendapatkan keluhan dan masukan dari masyarakat pada Kamis (25/7) malam baik di media sosial atau melalui pesan langsung. "Wahana segera diperbaiki dan tidak membahayakan pengunjung," ujarnya Senin saat ditemui Selasa (30/7).
Dikatakan, ada tiga wahana permainan yang rusak dan saat ini sudah dalam proses perbaikan. "Satu wahana kami copot dan kami bawa ke kantor (DLHP) untuk diperbaiki, yang lain saat ini masih diperbaiki. Wahana yang lain (tidak rusak) juga akan kami cat ulang," ungkap dia.
Wiyoto menyebut, ada tiga RTH di Kabupaten Purworejo yang memiliki wahana permainan anak, yaitu di Taman Geger Menjangan, Taman Monumen Ahmad Yani, dan di GOR Sarwo Edie Wibowo. "Yang rusak itu di Geger Menjangan karena sudah termakan waktu, ada sejak 2014 lalu, taman tersebut paling ramai dibanding lainnya," sebutnya.
Wiyoto juga mengeluhkan, banyaknya vandalisme yang ada di lingkup RTH. Dia berharap, masyarakat tidak merusak dan merawat fasilitas secara bersama-sama. "Petugas kami terbatas. Kami berharap RTH jangan digunakan untuk hal negatif dan membuang sampah pada tempatnya," harap dia.
Pantauan Radar Jogja di Taman Geger Menjangan pada Senin (30/7) ada dua wahana yang di police line agar tidak digunakan oleh masyarakat terlebih dahulu. Sebab, masih dalam tahap perbaikan. Sedangkan, satu wahana yang rusak parah juga telah dibawa ke DLHP Purworejo untuk diperbaiki.
Menanggapi hal itu, salah satu pengunjung Taman Geger Menjangan Kuswati, mengaku senang dengan respons cepat dan baik dari Pemkab Purworejo. Lantaran, langsung bergerak memperbaiki wahana yang ada. "Saya biasa ke sini momong cucu, tempatnya enak teduh," tambahnya. (han/pra)