MAGELANG - Perdana, festival balon udara akan diselenggarakan di Alun-alun Kota Magelang pada Sabtu, 3 Agustus 2024 mendatang.
Direncanakan, akan ada 10 balon yang bakal mengudara dengan ketinggian sekitar 50 meter dalam event festival yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Pasar Raya Magelang (PRM) pada 31 Juli - 4 Agustus 2024.
Kepala DPPKUM Kota Magelang Syaifullah mengatakan, PRM ini merupakan kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Mikro (DPPKUM) Kota Magelang.
Gelaran ini menjadi agenda yang dinanti-nantikan masyarakat Magelang dan sekitarnya.
Rangkaian kegiatan pada PRM kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, namun muaranya sama yakni menumbuhkembangkan sektor perekonomian. Sebab, dalam event ini menghadirkan 161 stan kuliner dan lainnya.
Selain meningkatkan perekonomian, kegiatan tersebut juga sebagai ajang promosi wisata. Karena ada festival balon udara yang baru kali pertama diadakan di Kota Magelang.
"(Konsepnya) kami adopsi dari Wonosobo yang sukses menggelar festival balon udara," katanya, Jumat (26/7/2024).
Syaifullah menyebut, karena keterbatasan tempat dan ratusan stan memenuhi alun-alun, balon udara yang akan diterbangkan hanya berjumlah 10 dari total 15 balon udara.
Balon tersebut, akan mengudara selama satu jam dengan ketinggian 50 meter.
Peserta dapat bersiap mulai pukul 06.00, setelah itu barulah diterbangkan.
Namun, bagian bawah balon akan diikat dengan tali agar tidak terbang terlalu tinggi.
Syaifullah memastikan, segala bentuk perizinan sudah dikantongi, pun keamanan dan kelayakan terbang sudah memenuhi standar.
"(Balon udaranya) dari Magelang ada 3, sisanya kami mengundang dari Wonosobo," ujarnya.
Festival balon udara tersebut tidak dilombakan. Namun, hanya sebagai daya tarik untuk mendatangkan lebih banyak pengunjung dari Magelang dan sekitarnya.
Diharapkan, festival ini kelak menjadi agenda rutin dan dengan jumlah balon udara yang lebih banyak lagi.
Menurutnya, selain dari sisi ekonomi dan wisata, PRM juga memberi hiburan kepada masyarakat. Sebab dalam event itu, nantinya ada pentas kesenian, baik tradisional maupun modern. Dia menargetkan, PRM tahun ini bakal dikunjungi sekitar 150 ribu orang.
"Tahun lalu, pengunjungnya tembus 85 ribu. Tahun ini, kami pasang target 150 ribu," sebutnya.
Sementara itu, Kabid Kebudayaan, Disdikbud Kota Magelang Sugeng menjelaskan, pada PRM nanti, akan ada penampilan tari kolosal Diponegoro yang diikuti oleh 50 penari. "Serta ada penampilan lain yang turut meramaikan rangkaian kegiatan selama PRM berlangsung," terangnya.
Sementara untuk rundown acaranya meliputi, PRM akan dibuka pada Rabu (31/7/2024). Kemudian, pada pukul 08.00 - 14.45 ada kegiatan lokakarya design thinking Kuasa Kata atau sengkuyung asa kampung kota.
Lalu, pukul 19.00 - 22.00, kegiatan PRM resmi dibuka oleh wali Kota Magelang dengan hiburan tari kolosal Diponegoro dan tablig akbar.
Pada Kamis (1/8/2024), pukul 08.00 - 11.30, ada apresiasi panggung seni oleh SMA Taruna Nusantara. Pukul 13.00 - 14.45, ada kegiatan talkshow Komite Ekonomi Kreatif (KEK).
Lalu, pukul 15.30 - 17.30, ada festival nasi goreng magelangan. Sekaligus aksi berbagi 1.000 porsi nasi goreng magelangan.
Pada Jumat (2/8/2024), ada gebyar lomba hadrah pukul 10.00 - 17.00. Kemudian, pukul 19.00 - 21.30, ada lomba desain busana dan fashion show batik Magelang dan ecoprint.
Pada Sabtu (3/8/2024), pukul 06.00 - 08.00, festival balon udara Magelang. Pukul 08.00 - 11.00, digelar Magelang Youth Meet Up dan Townhall Meeting.
Pukul 15.30 - 17.30, ada penampilan kesenian barongsai Liong Hok Bio. Pukul 19.30 - 22.00, ada konser puncak PRM.
Di hari terakhir, Minggu (4/8/2024) pukul 06.00 - 08.00, ada senam taiji dan Rodanya Mas Bagia. Lalu, pukul 08.00 - 11.30, ada lomba mewarnai dan menggambar tingkat TK.
Pukul 15.00 - 17.30, ada closing ceremony PRM dan doa bersama. Dilanjutkan pukul 19.30 - 22.00, ada konser kemanusiaan bersama Syakir Daulay. (aya)
Editor : Winda Atika Ira Puspita