Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kenakan Ecoprint, Belasan Peserta Ikuti Fashion Show di Ketep Pass Magelang: Promosikan Busana Ramah Lingkungan

Naila Nihayah • Kamis, 25 Juli 2024 | 19:57 WIB

 

CIAMIK: Sejumlah perempuan dan laki-laki tampak anggun mengenakan pakaian dengan bahan ecoprint di Ketep Pass, Kamis (25/7/2024).
CIAMIK: Sejumlah perempuan dan laki-laki tampak anggun mengenakan pakaian dengan bahan ecoprint di Ketep Pass, Kamis (25/7/2024).

MUNGKID - Belasan perempuan dan laki-laki berlenggak-lenggok mengenakan pakaian dari bahan ecoprint di Menara Langit Ketep Pass, Kamis (25/7/2024).

Mereka tampak anggun mengikuti kegiatan Fashion Desain Competition Ecoprint. Apalagi, didukung dengan cuaca cerah dan gagahnya Gunung Merapi.

Kegiatan bertajuk Harmony In Sustainable Fashion ini merupakan kolaborasi antara Disparpora Kabupaten Magelang dengan Komunitas Ecoprint Ron Tinata dan Forum Daya Tarik Wisata (DTW) Kabupaten Magelang.

Yang diikuti oleh 50 desainer dalam dan luar wilayah Kabupaten Magelang. Desain pakaian terbaik akan mendapat trofi.

Kabid Pemasaran dan Ekraf, Disparpora Kabupaten Magelang Zumrotun Rini mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengembangan ekonomi kreatif sub sektor fesyen.

Sekaligus sebagai upaya peningkatan DTW di Ketep Pass dan sekitarnya.

Menurutnya, ecoprint menjadi kain yamg menarik karena proses pembuatannya melibatkan pencetakan bahan alami pada kain melalui proses penguapan.

Sehingga menghasilkan sebuah pola dan warna alami yang menarik.

Dia menyebut, ada 50 desainer dari dalam dan luar wilayah Kabupaten Magelang yang turut serta dalam kegiatan ini.

Mereka juga membawa ratusan kain ecoprint.

"Tujuannya tentu mendorong kreatifitas dan inovasi dalam menggunakan teknik ecoprint untuk desain busana," jelasnya di sela kegiatan.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi inovasi dalam industri fesyen dan sebagai penunjang atraksi wisata yang menarik.

Dengan begitu, diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Magelang dan mempromosikan produk lokal ke luar daerah.

Kepala Disparpora Kabupaten Magelang Mulyanto menambahkan, gelaran ini memang perlu dilakukan sebagai upaya mengenalkan karya ramah lingkungan kepada masyarakat luas.

Sekaligus mengajak mereka untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik pada proses ecoprint.

Dia berharap, seluruh desainer yang terlibat dapat mengenalkan ecoprint sebagai karya yang ramah lingkungan kepada masyarakat luas.

Termasuk mengembangkan produk kain ecoprint menjadi busana kasual yang menarik dan berdaya saing tinggi di dunia fesyen.

Terlebih, dunia fesyen dalam lima tahun terakhir ini dinilai semakin menunjukkan arah ke penggunaan bahan atau material yang menggunakan unsur alami.

"Salah satunya ecoprint. Ini perlu digelorakan," terangnya.

Sementara Direktur Badan Pengelola Objek Wisata (BPOW) Ketep Pass Mul Budi Santoso bersyukur karena menjadi tuan rumah dari kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini akan dapat mendorong promosi destinasi wisata dan memberi efek positif, khususnya Ketep Pass kepada masyarakat luas.

Dia menyebut, dengan peserta dan pengunjung yang berfoto di Ketep Pass, secara tidak langsung akan membantu promosi wisata Kabupaten Magelang.

Harapannya, kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

"Sehingga atraksi wisata yang ditampilkan memiliki nilai dan daya saing tinggi," katanya. (aya)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#ramah lingkungan #Kabupaten Magelang #ecoprint #Fashion Desain Competition Ecoprint #industri fesyen #promosi destinasi wisata #Gunung Merapi #ekonomi kreatif #Ketep Pass Magelang #kain #Trofi #produk lokal #lingkungan #kunjungan wisata #fashion show #Menara Langit Ketep Pass #Mungkid #sub sektor fesyen #Atraksi Wisata