MUNGKID - Laka karambol terjadi di Jalan Magelang-Jogja, tepatnya di Dusun Gedongan, Blondo, Mungkid pada Rabu (24/7/2024).
Kecelakaan itu melibatkan dua unit truk, mobil pick up, dan sepeda motor. Akibatnya, truk 'bagong' dengan nomor polisi (nopol) AA 9144 AA menabrak warung bakso.
Di antaranya, melibatkan truk Mercedes Benz dengan nopol AA 9144 AA, truk Toyota Dyna nopol H 9372 AC.
Kemudian, mobil pick up Daihatsu Grand Max nopol AA 8756 ZG dengan sepeda motor Yamaha Mio Soul nopol AA 6058 NA.
Pantauan di lokasi, pecahan kaca masih tersisa di jalan raya. Sementara warung bakso yang ditabrak, mengalami sejumlah kerusakan. Mulai dari tiang penyangga warung hingga satu gerobak yang digunakan untuk menyimpan mangkuk dan gelas.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Magelang Ipda Ricky S Hartono menjelaskan, kecelakaan itu terjadi saat truk bagong melaju dari arah Magelang menuju Yogyakarta.
"Sesampainya di lokasi, sopir yang berinisial A warga Semarang diduga mengantuk," ujarnya saat dikonfirmasi.
Ricky menjelaskan, kronologinya bermula dari sopir tidak sadar jika melajukan truknya terlalu ke kiri. Akhirnya menabrak truk Toyota Dyna yang tengah parkir di depan warung. Karena disundul, truk Toyota Dyna bergerak mengenai mobil pick up yang sedang parkir di depannya.
Lantas, mobil pick up tersebut ikut terdorong ke depan dan menabrak sepeda motor Mio Soul yang parkir di depannya.
"Selain menabrak truk Toyota Dyna, truk bagongnya juga menabrak warung bakso di kiri jalan. Beruntung, tidak ada korban dari kejadian itu," jelasnya.
Baca Juga: Muhammad Kafiatur Tampil Apik dan Amankan Man Of The Match: Semoga Bisa Konsisten
Dari peristiwa itu, truk bagong mengalami ringsek pada bodi depan sisi kiri. Kemudian, truk Toyota Dyna juga rusak pada bodi depan bagian bemper.
Lalu, mobil pick up mengalami kerusakan pada bodi bak belakang dan sepeda motor Mio Soul rusak pada bodi depan.
Sementara warung milik Sardiman Semi, (58), mengalami kerusakan pada tiang dan atap. Sardiman mengaku, saat kejadian itu, warung yang berjualan sejak 15 tahun lalu, sudah tutup.
Namun, warung di sampingnya masih buka dan segera memberitahukan kejadian itu kepadanya.
"Pemilik warung lamongan waktu itu sedang mencuci piring. Tiba-tiba ada suara tabrakan di depan warung dan langsung lari ke rumah saya karena gerobak saya kena," kata dia saat ditemui di rumahnya.
Sang istri, Ginarni, (53), yang sudah bangun lantas menuju warungnya.
"Ada yang mengetuk pintu pukul 03.15. Saya bukakan, ternyata pemilik warung lamongan itu ngasih tahu kalau warung saya ditabrak. Gerobak saya pecah, isinya gelas dan mangkuk," sambungnya.
Mengetahui gerobak pecah, Ginarni membawanya ke bengkel las. Sementara hari ini, mereka terpaksa libur berjualan. Karena gerobak yang biasa digunakan menampung mangkuk dan gelas, belum diperbaiki. (aya)
Editor : Winda Atika Ira Puspita