MUNGKID - Raut semringah terpancar dari wajah belasan anak di Panti Asuhan Omah Katresnan, Mertoyudan.
Beberapa dari mereka tampak menenteng tas dan alat tulis baru. Selain itu, ada pula ratusan kilogram (kg) beras, puluhan kg gula pasir, telur, dan lainnya.
Aneka kebutuhan pokok hingga tas itu merupakan pemberian dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Magelang.
Kepala Kejari Kabupaten Magelang Zein Yusri Munggaran mengatakan, kegiatan yang dikemas dalam bakti sosial merupakan agenda rutin tahunan menjelang peringatan Hari Bhakti Adhyaksa.
"Kami menyadari bahwa di antara hak kami, ada hak orang lain. Ini merupakan bentuk kepedulian antarsesama," paparnya, Rabu (17/7/2024).
Dia menjelaskan, anak-anak di panti asuhan ini juga perlu mendapat perhatian khusus dari instansi.
Hal itu, karena mereka membutuhkan barang-barang seperti tas dan alat tulis. Serta memberikan kebutuhan pokok lainnya kepada pengurus panti asuhan untuk membantu meringankan beban mereka.
Adapun kebutuhan pokok yang disalurkan oleh Kejari Kabupaten Magelang antara lain 150 kg beras, 30 kg gula pasir, 30 liter minyak goreng, dan 10 kg telur.
Kemudian, puluhan bungkus teh celup, teh tubruk, kopi, susu, tas, buku dan alat tulis, serta uang tunai.
Dia berharap, kebutuhan yang disalurkan tersebut dapat digunakan sebaik-baiknya serta bermanfaat bagi anak-anak di panti asuhan.
"Tentunya dapat menciptakan anak-anak panti asuhan yang saleh dan salehah," harapnya.
Adapun, selain bakti sosial ada sejumlah kegiatan yang dilakukan untuk menyongsong Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 pada tahun ini. Seperti donor darah, anjangsana, dan senam bersama.
"Biasanya untuk menyikapi Hari Bhakti Adhyaksa, kegiatan-kegiatan tersebut terus dilakukan setiap tahun. Utamanya bakti sosial," imbuhnya.
Sementara itu, Pengurus Panti Asuhan Omah Katresnan Maryono mengaku bersyukur dengan bantuan yang diberikan oleh Kejari Kabupaten Magelang.
Bagi mereka, bantuan tersebut sangat berharga dan membantu sebanyak 25 anak yang ada di panti asuhan.
"Dengan adanya bantuan ini, dapat membantu kami semua. Mengingat kami belum memiliki donatur tetap. Jadi, ini betul-betul rezeki dari Allah melalui kejaksaan," tambahnya. (aya)