RADAR JOGJA - Sejumlah partai politik (parpol) sepakat melakukan kerja sama politik pada kontestasi Pilkada 2024 mendatang. Mereka adalah PDIP, Grindra, PPP, Golkar, dan Demokrat. Kelimanya digadang-gadang memiliki semangat serta visi dan misi yang sama untuk membangun Kabupaten Magelang menjadi lebih baik lagi.
Kerja sama politik atau koalisi kali ini bisa dikatakan gemuk karena total perolehan kursi pada Pileg 2024 mencapai 32 suara. Dengan rincian, PDIP mendapat 15 kursi, Gerindra 7 kursi, PPP 5 kursi, Golkar 4 kursi, dan Demokrat 1 kursi.Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan kerja sama antarparpol di Hotel Atria Magelang, Rabu sore (10/7).
Para ketua hadir secara pribadi dengan mengenakan seragam khas masing-masing partai. Termasuk sejumlah fungsionaris partai.Penandatanganan itu dilakukan oleh Ketua DPC PDIP Kabupaten Magelang Saryan Adiyanto, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Magelang Soeharno, dan Ketua DPC PPP Kabupaten Magelang Lilik Tri Handoko. Kemudian, Ketua DPD Golkar Kabupaten Magelang Budi Purnomo serta Sekretaris DPC Demokrat Irfan Haris.
Ketua DPC PDIP Kabupaten Magelang Saryan Adiyanto mengutarakan, kelima partai itu dinilai memiliki spirit, hubungan emosional, dan sama-sama berkeinginan membangun Magelang yang lebih baik. "Dinamika kemarin berjalan riuh. Tapi, per hari ini (kemarin, Red) sudah ada sebuah titik temu," paparnya.
Kerja sama politik ini, diibaratkan sebagai embrio yang akan berwujud janin. Dengan adanya kekompakan untuk menjaganya sepenuh hari, praktis janin tersebut kelak akan tumbuh dan berkembang dengan baik."Keinginan kami untuk mengusung orang yang paham betul karakter parpol. Maka wajib hukumnya (calon dari internal parpol). Tidak hanya sekadar dijadikan kendaraan (partai)," imbuhnya.
Saryan menambahkan, proses dan dinamika yang telah dilalui, melahirkan dua nama yang diusung sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Magelang. Dia adalah Grengseng Pamuji dari PDIP dan Sahid dari Gerindra. Keduanya merupakan anggota dewan terpilih periode 2024-2029.
Dia menilai, kedua bakal calon yang diusung merupakan kader terbaik dari masing-masing partai. Dari sisi komitmen kerakyatannya, kata dia, sudah teruji selama dua periode mengemban amanah sebagai anggota DPRD Kabupaten Magelang.
Ketua DPC Gerindra Kabupaten Magelang Soeharno mengaku sepakat dengan dua bakal calon bupati dan wakil bupati yang diusung. "Dari hasil penjaringan (internal partai) dan kami komunikasikan dengan partai lain, di organisasi saya harus kader internal yang harus dikedepankan," sebutnya.
Dia menilai, Sahid merupakan kader terbaiknya yang mampu membaca situasi dan kondisi Kabupaten Magelang. Apalagi Sahid sudah menduduki kursi dewan selama dua periode. Soeharno berharap, dua kader terbaik yang diusung itu, mampu membawa Kabupaten Magelang ke arah yang lebih baik.
Begitupula yang disampaikan oleh PPP, Golkar, maupun Demokrat. Ketiganya memiliki visi dan misi yang sama dengan PDIP maupun Gerindra. Apalagi dua nama yang diusung menjadi bakal calon bupati dan wakil bupati Magelang, dinilai mampu menjadi pemimpin yang mumpuni.
Sementara itu, bakal calon Bupati Magelang dari PDIP Grengseng Pamuji menyebut, belum ada putusan terkait pengusungannya. "Sekarang santai dulu. Belum ada rekomendasi. Ini kan masih dinamis dan nunggu partai-partai lain komunikasinya bagaimana," paparnya. (aya/din)
Editor : Satria Pradika