Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menilik Wajah Baru Terminal Tidar Magelang, Usung Konsep Layaknya Bandara

Naila Nihayah • Senin, 8 Juli 2024 | 22:45 WIB
WAJAH BARU: Terminal Tipe A Tidar Magelang kini semakin tertata usai direvitalisasi dan ditempati pada 1 Juli 2024.
WAJAH BARU: Terminal Tipe A Tidar Magelang kini semakin tertata usai direvitalisasi dan ditempati pada 1 Juli 2024.

MAGELANG - Revitalisasi Terminal Tipe A Tidar Magelang telah rampung. Terminal itu mengusung konsep layaknya bandara atau stasiun dan telah beroperasi sejak 1 Juli 2024 lalu.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Tidar Magelang Aris Mujiono mengatakan, dengan tampilan wajah baru itu targetnya dapat membangkitkan gairah masyarakat untuk kembali menggunakan angkutan umum.

"Konsep (bangunannya) bagaimana terminal bisa dikelola seperti bandara ataupun stasiun," kata dia di kantornya, Senin (8/7/2024).

Penataan terminal itu kini semakin rapi dan bersih. Ada sekitar 90 kios yang digunakan oleh pedagang untuk berjualan.

Lokasinya berada di sisi kanan terminal. Saat berada di dalam terminal pun, ada beberapa stan khusus untuk agen bus.

Dengan begitu, penumpang akan lebih mudah untuk membeli tiket sesuai tujuan.

Selain itu, disediakan ruang tunggu bagi penumpang agar mereka nyaman saat menunggu kedatangan bus.

Kendati sudah beroperasi, namun ada sejumlah penataan lain yang masih berproses.

Sejumlah sistem baru juga telah disiapkan untuk menunjang revitalisasi tersebut.

"Salah satunya (sistem baru) ada announcer atau penyiar nanti. Ini baru kali pertama diterapkan di terminal lain," ujarnya.

Dia menyebut, anouncer itu akan memberitahukan kepada penumpang jika ada kedatangan bus.

Baca Juga: Bermarkas di Stadion Gelora Bung Tomo, Berikut Jadwal Timnas Indonesia di Gelaran Piala AFF U19 2024

Lengkap dengan tujuan hingga nomor polisi (nopol) bus tersebut. Sehingga para penumpang di ruang tunggu dapat bersiap-siap untuk menaiki bus itu.

Terlebih saat ini, keluar-masuk bus dapat dimonitoring melalui sistem khusus milik Terminal Tidar.

Sehingga memudahkan pengelola untuk mendata jumlah kendaraan yang keluar-masuk terminal.

"Begitu kendaraan masuk, announcer otomatis akan membuat pengumuman kedatangan (bus)," jelas Aris.

Kemudian, ada sejumlah pegawai yang dinobatkan sebagai duta pelayanan prima.

Keberadaannya diharapkan dapat membantu para calon penumpang yang terlihat kesulitan atau kebingungan. Agar mereka semakin nyaman menggunakan angkutan darat.

Aris mengatakan, masih ada rencana lain yang akan diterapkan di Terminal Tidar.

Namun, masih dalam proses penggodokan. "Kami ingin, terminal tidak hanya sekadar menaik-turunkan penumpang. Tapi, bisa menjadi pusat kegiatan perekonomian," bebernya.

Rencananya, pun akan dibangun taman lalu lintas modern di sisi utara.

Konsepnya seperti studio yang diharapkan turut berperan dalam keselamatan lalu lintas.

"Nanti kami siapkan ada miniatur angkutan darat, seperti kids zone. Anak-anak akan mendapat pengetahuan terkait lalu lintas dan angkutan," imbuhnya.

Dia melanjutkan, saat ini lokasi kios di sisi kanan terminal masih belum benar-benar nyaman.

Baca Juga: Parkir Liar Jadi Biang Macet di Jalan Pasar Kembang Jogja Tiap Musim Liburan, Begini Kata Dishub Kota Jogja

Ke depan, akan ditambah kanopi dan beberapa properti lain agar semakin menarik. Puluhan kios itu akan dibranding menjadi Foodcourt Terminal Tidar.

"Sudah disetujui anggarannya, kemungkinan September (ditata)," tambahnya.

Nantinya, calon penumpang diarahkan melewati foodcourt atau kios pedagang untuk bisa sampai ke dalam terminal.

Sehingga mereka bisa berbelanja atau mampir di area tersebut. Hal itu praktis akan berdampak baik terhadap peningkatan pendapatan pedagang.

Sejak terminal selesai direvitalisasi, disebut sudah ada kenaikan jumlah penumpang dibanding sebelumnya.

Biasanya, rata-rata penumpang naik-turun sekitar 2.000 orang per hari. Kini, bisa lebih dari jumlah tersebut.

Sedangkan jumlah bus yang berangkat dari terminal saat ini mencapai 300 bus per hari, baik antarkota antarprovinsi (AKAP) maupun antarkota dalam provinsi (AKDP).

Sementara itu, perwakilan dari agen Handoyo Suci Anawati mengaku, terminal saat ini lebih nyaman dan representatif daripada sebelumnya.

Hal itu berdampak pada kenaikan jumlah penumpang.

"Mereka (penumpang) semakin mudah mencari posisi agen bus dan itu membantu kami," katanya. (aya)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Tampilan wajah baru #penataan terminal #Magelang #revitalisasi #Revitalisasi Terminal Tipe A Tidar Magelang #Terminal