Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Masjid Agung Jawa Tengah di Magelang Ditarget Selesai September, Bakal Diresmikan Presiden Jokowi

Naila Nihayah • Kamis, 27 Juni 2024 | 22:55 WIB
BERDIRI MEGAH: Bangunan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Sawitan, Mungkid, Magelang sudah selesai. Tinggal menyelesaikan penataan kawasan.
BERDIRI MEGAH: Bangunan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Sawitan, Mungkid, Magelang sudah selesai. Tinggal menyelesaikan penataan kawasan.

MUNGKID - Meski masih ada beberapa pengerjaan, proyek pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Jalan Soekarno-Hatta, Sawitan, Mungkid, Magelang hampir rampung.

Rencananya, pada September 2024 mendatang, Presiden RI Joko Widodo akan meresmikan MAJT tersebut.

Pembangunan masjid tersebut diawali dengan groundbreaking pada Selasa (31/1/2023) lalu.

Bangunan itu berdiri megah di atas lahan seluas 43.928,89 meter persegi dengan luas bangunan 14.084,47 meter persegi. Masjid tersebut dirancang memiliki dua lantai.

Berdasarkan pantauan, bangunan utama masjid dan menara sudah berdiri kokoh.

Di halaman luar, ada sejumlah pohon dan rumput yang sengaja ditanam agar area masjid terasa sejuk.

Namun, masih terdapat bebatuan dan material lain yang akan digunakan untuk menyempurnakan keberadaan masjid tersebut.

Selain itu, masih ada beberapa infrastruktur penunjang lain yang belum selesai.

Seperti pembangunan jalan dan akses pintu utama, pedestrian pintu utama, perluasan lahan parkir roda empat, dan roda dua.

MAJT itu digadang-gadang sebagai pendukung adanya destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) Borobudur.

Sekaligus menjadi pusat moderasi beragama, terutama di Kabupaten Magelang. Nantinya, masjid tersebut dapat menampung sekitar 5 ribu jemaah.

Kepala Dinas PU, Bina Marga, dan Cipta Karya (DPUBMCK) Provinsi Jawa Tengah Hanung Triyanto menjelaskan, bangunan utama masjid sudah selesai.

Namun, masih ada dua tahap pembangunan di kawasan masjid yakni penataan halaman dan revitalisasi masjid yang lama, Masjid An-Nur.

Dia menyebut, penataan halaman itu baru mencapai 25 persen. "Kalau (bangunan) masjid memang sudah selesai. Tinggal mengerjakan penataan di kawasan tersebut. Seperti halaman masjid dan revitalisasi masjid lama," katanya saat dihubungi, Kamis (27/6/2024).

Bangunan itu terdiri dari dua lantai yang akan dilengkapi oleh Islamic Center. Namun, untuk Islamic Center baru akan dibangun pada 2025.

Rencananya, MAJT di Kabupaten Magelang itu bakal diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada September 2024 mendatang.

Dia menambahkan, ada sejumlah perubahan selama proses pembangunan MAJT digarap.

Terlebih, MAJT ini terletak pada sub kawasan pelestarian 2 atau sub kawasan penyangga cagar budaya warisan dunia.

Sehingga harus ada analisis arkeologi atau Heritage Impact Assesment (HIA) dari UNESCO.

Hal itu berdampak pada ketinggian menara masjid yang semula direncanakan lebih dari 50-an meter, kini menjadi 30-an meter.

Karena ketinggiannya tidak boleh melebihi tinggi bangunan Candi Borobudur. Selain itu, ada perubahan posisi tata letak bangunan dalam site bergeser sedikit ke selatan. (aya)

Baca Juga: Polisi Buru Dua Tersangka Kasus Pertikaian Kelompok Masyarakat di Depan Klinik Kecantikan Gondomanan, Ada Potensi Penambahan Tersangka!

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Kabupaten Magelang #Magelang #MAJT #presiden ri joko widodo #groundbreaking #masjid #Masjid Agung Jawa Tengah