Tak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun tim SAR Gabungan masih berupaya melakukan evakuasi terhadap tiga anak buah kapal (ABK).
Kepala Kantor Basarnas Cilacap Muhamad Abdullah mengatakan, kapal dari arah Jogja menuju Cilacap tersebut mengalami kobocoran pada bagian haluan depan kapal.
Kebocoran kapal terjadi pada Rabu (26/6) sekitar pukul 18.30 WIB.
"Kapal tersebut akan melakukan perjalanan laut ke Cilacap," katanya, Kamis (27/6).
Abdullah mengatakan, pihaknya besyukur karena sudah berhasil membuka komunikasi dengan salah satu ABK.
Diketahui posisi terakhir kapal sudah berada di selatan Pantai Mliwis, Kecamatan Puring, Kebumen.
Adapun ketiga ABK masing-masing bernama Dodik, Ridwan dan Rudi.
Dalam insiden ini pihaknya langsung menerjunkam tim evakuasi guna memastikan keadaan serta keselamatan para ABK.
Selain itu bantuan juga datang dari nelayan dan relawan dari lokasi terdekat.
"Kami langsung memberangkatkan satu regu ke lokasi kejadian dengan peralatan lengkap di air," kata Abdullah.
Abdullah mengatakan, dalam proses evakuasi ABK ini melibatkan berbagai unsur, meliputi Basarnas Cilacap dan Basarnas Yogyakarta.
Baca Juga: Masa Jabatan 143 Lurah di Gunungkidul Resmi Diperpanjang, Bupati Sunaryanta Beri Pesan Seperti Ini
Selain itu, jajaran TNI dan Polri serta segenap relawan SAR.
Guna memastikan kondisi ABK, tim SAR juga membuka posko di pinggir pantai untuk memantau kondisi dari darat.
"Kami melakukan pemantauan ke salah satu ABK kapal tersebut," terangnya.
Editor : Bahana.