MAGELANG - Proyek pembangunan jalan layang (flyover) dan semi underpass Canguk terus dikebut. Proses pengerjaannya sudah menyentuh angka 50 persen. Target proyek itu rampung pada awal November 2024.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jateng-DIY Jutika Aditya Nugraha mengatakan, saat ini pengerjaan fokus pada bore piled di sisi jalan utama.
Kemudian, pembentukan jalan masuk (frontage) di sisi utara atau dari arah Semarang menuju Kopeng.
Selain itu, para pekerja tengah mengerjakan timbunan di sisi selatan atau tepatnya di depan SMP N 10 Magelang.
"Progres pengerjaannya sudah mencapai 50 persen. Kami berusaha awal November selesai," katanya saat dihubungi, Jumat (21/6/2024).
Flyover Canguk memiliki panjang total 781.298 meter. Dengan empat rute perjalanan arus lalu lintas.
Di antaranya, arus kendaraan dari arah Kopeng menuju Kota Magelang melalui Jalan Telaga Warna dapat melintasi semi underpass.
Pengaturan itu juga berlaku untuk kendaraan dari arah Kopeng yang hendak menuju Semarang. Sementara kendaraan dari arah Jogja menuju Semarang atau sebaliknya dapat melintasi flyover.
Dengan nilai proyek mencapai Rp 103 miliar, flyover ini memiliki lebar 16 meter. Dengan pelebaran jalan utama di satu jalurnya sebesar 3,5 meter x 2 meter. Termasuk tambahan bahu jalan luar dan dalam.
Jutika optimistis, pengerjaan flyover dan semi underpass Canguk akan rampung pada awal November tahun ini.
Begitu diselesaikan, diharapkan semi underpass dapat segera dioperasikan. Sedangkan flyover-nya masih harus menunggu arahan dan uji laik terlebih dahulu.
Terkait dengan ornamen beautifikasi, saat ini sedang tahap desain dan persetujuan desain oleh Menteri PUPR.
Namun, ornamen itu bakal mengambil tagline 'Kota Sejuta Bunga'.
"Rencananya seperti itu (ada ornamen bunga). Yang rencananya dibuat di sisi dinding underpass, frontage, serta ramp," ujarnya.
Sementara terkait dengan arus lalu lintas di kawasan tersebut, BPJN Jateng-DIY telah bekerja sama dengan Polres Magelang Kota dan Dishub Kota Magelang untuk mengurai kemacetan yang terjadi.
Apalagi traffic light di simpang tersebut sudah dimatikan. Sementara, untuk kendaraan dari arah Kopeng menuju Jogja, bisa memanfaatkan jalan alternatif dengan panjang sekitar 300 meter dan berupa jalan cor.
Sedangkan kendaraan dari Jogja menuju Kopeng, bisa berbelok ke arah kanan seperti sebelumnya. (aya)
Editor : Winda Atika Ira Puspita