PURWOREJO - Sebanyak 1.776 buruh atau pekerja industri rokok di Kabupaten Purworejo mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dari dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). BLT tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Purworejo pada Kamis (20/6).
Diketahui, sebanyak 1.776 pekerja tersebut berasal dari 37 perusahaan rokok di Kabupaten Purworejo. Adapun, penyerahan bantuan tersebut merupakan penyerahan tahap kedua dari DBHCHT Provinsi Jateng. Setiap pekerja mendapatkan Rp 600 ribu.
Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsosdaldukkb) Purworejo Ahmat Jainudin menyampaikan, untuk tahap pertama jumlah penerima manfaat sebanyak 1.782 pekerja tetapi hanya tercairkan untuk 1.726 pekerja.
Baca Juga: Ari Maring Pilih Bergabung ke Borneo FC, Manajemen PSIM Jogja Sampaikan Ucapan Terima Kasih
"Sebanyak 56 penerima manfaat tidak tercairkan karena resign dari pabrik rokok," ujarnya saat dikonfirmasi Radar Jogja, Kamis (20/6).
Disampaikan, bantuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya buruh pabrik rokok. "BLT akan memperkuat daya beli masyarakat sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Purworejo," kata dia.
Sementara, Bupati Purworejo Yuli Hastuti menyampaikan, efek domino pandemi Covid-19 belum sepenuhnya pulih dan sangat berdampak pada penurunan laju ekonomi dan sosial termasuk sektor pertembakaua. Utamanya, di daerah sentra tembakau seperti Kabupaten Purworejo.
Baca Juga: Server PDN Gangguan, Imigrasi Tetap Layani Perlintasan dan Permohonan Paspor
Baca Juga: Momen Haru Jurnalis Georgia Menangis setelah Melihat Langsung Timnasnya Cetak Gol Perdana di Euro
"Padahal, serapan tenaga kerja oleh industri hasil tembakau dari hulu ke hilir menjadi salah satu tumpuan ekonomi daerah," ujarnya.
Untuk mengurangi beban buruh pabrik rokok akibat menurunnya aktivitas pertembakauan, maka Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan BLT DBHCHT kepada buruh industri rokok secara efektif dan tepat sasaran.
Dikatakan, bantuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan motivasi buruh industri rokok dalam aktivitasnya di bidang pertembakauan. "Semoga bisa meringankan beban para pekerja dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," harapnya.
Editor : Heru Pratomo