Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Secepatnya, Baznas RI Bakal Salurkan Daging Kurban Kemasan Kaleng ke Palestina

Naila Nihayah • Senin, 17 Juni 2024 | 23:39 WIB
PRAKTIS: Pimpinan Baznas RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum saat menunjukkan produk daging kurban kemasan kaleng yang akan disalurkan kepada warga Palestina dan di daerah 3T di Indonesia.
PRAKTIS: Pimpinan Baznas RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum saat menunjukkan produk daging kurban kemasan kaleng yang akan disalurkan kepada warga Palestina dan di daerah 3T di Indonesia.

MUNGKID - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI berencana menyalurkan daging kurban kemasan kaleng kepada warga Palestina.

Namun, proses pembuatannya tergolong lama. Sehingga membutuhkan waktu sekitar 2 minggu hingga sebulan untuk menyalurkan kemasan tersebut.

Pimpinan Baznas RI Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Keuangan, dan Umum Nur Chamdani mengatakan, tahun ini Baznas menargetkan penghimpunan hewan kurban sebanyak 7 ribu ekor setara domba/kambing.

"Artinya, domba itu (dihitung) 1, kalau sapi dihitung 7," katanya di Balai Ternak Baznas, Muntilan, Senin (17/6/2024).

Daging kurban ini akan disalurkan kepada mustahik di 34 provinsi di Indonesia dan luar negeri dalam bentuk bermacam-macam.

Baik berupa daging sapi/domba segar, daging sapi olahan yang dikemas kaleng, atau kemasan lain.

Melalui kegiatan bertajuk Kurban Berkah Baznas 2024 ini, Baznas juga memfasilitasi daging kurban untuk warga Palestina. Yang disalurkan dalam kemasan kaleng.

"Supaya lebih awet. (Kira-kira) 800 ekor setara domba/kambing. Satu (ekor) domba sekitar 40-an kaleng," ujarnya.

Baznas juga menggandeng sejumlah pihak untuk memudahkan penyaluran daging kurban kemasan kaleng itu. Kemasan tersebut memiliki berat 200 gram.

Namun, penyalurannya membutuhkan waktu sekitar 2 minggu hingga 1 bulan lantaran prosesnya yang panjang.

Begitu proses pembuatan hingga pengalengan rampung, Baznas akan segera menyalurkannya kepada warga Palestina.

Terkait penyaluran bantuan lain selain daging kurban kemasan kaleng, masih menunggu kondisi di lapangan.

Direktur Pengumpulan Baznas RI Agustiawan menambahkan, penyaluran daging ke Palestina ada tiga skema. Pertama, hewan kurban disembelih di Mesir.

Baznas telah bermitra dengan salah satu lembaga pemerintahan di Mesir. Barulah didistribusikan ke Palestina.

Kemudian, Baznas juga menyembelih hewan kurban di sekitar Gaza. Namun, hanya sekitar 100 ekor domba/kambing. Selanjutnya, dapat disalurkan kepada warga Palestina.

"Lalu, daging kurban dari kami (Baznas) yang dikemas kaleng," imbuhnya.

Selain itu, daging kemasan kaleng tersebut juga akan disalurkan kepada warga yang mengalami stunting dan kemiskinan ekstrem di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Hingga saat ini, pengumpulan Kurban Berkah Baznas RI mencapai 5.108 hewan kurban yang disetarakan dengan domba/kambing.

Namun, jumlah itu akan terus bertambah. Seluruh hewan kurban ini akan dipotong di berbagai wilayah di Indonesia.

Baznas juga masih menerima kurban pada hari tasyrik terakhir atau Kamis (20/6/2024).

Sementara khusus di Balai Ternak Baznas di Magelang, ada sebanyak 75 ekor kambing/domba yang disembelih.

Hewan kurban itu berasal dari sedekah konsumen PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) dan sahibul kurban.

Ketua Baznas RI Prof Noor Achmad mengutarakan, program Kurban Berkah Baznas tahun ini cukup sukses. Sebab manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak orang. Mulai dari sahibul kurban, penerima kurban, hingga para peternak kurban. (aya)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#daging kurban #baznas RI #Daging Sapi Olahan #Salurkan #daging sapi #warga palestina #penyaluran #hewan kurban #kemasan kaleng #luar negeri #Indonesia