Menurut salah satu warga bernama Suroso, kejadian itu terjadi sekitar pukul 08.00 ketika salah seorang warga sedang membuang sampah ke sungai.
Dilansir dari Radar Semarang, saat itu, warga yang sedang membuang sampah melihat sebuah kaki di sungai dengan kedalaman 5 hingga 7 meter.
Karena merasa ragu apakah itu kaki patung atau manusia, warga lain dipanggil untuk memastikan.
Menurut informasi yang diterima, aroma kurang sedap baru tercium pada pagi hari.
Kabar juga beredar bahwa ada warga yang hilang sejak semalam, sekitar pukul 20.00, setelah bermain bersama teman-temannya.
Suroso membenarkan adanya informasi tersebut, bahwa ada seorang laki-laki berusia sekitar 12 tahun, kelas satu SMP, yang belum pulang sejak semalam.
Informasi tersebut sesuai dengan yang disampaikan oleh Kapolsek Getasan, Iptu Ari Parwanto, bahwa mayat yang ditemukan merupakan laki-laki remaja.
Tim inafis yang melakukan pemeriksaan secara kasat mata tidak menemukan bekas luka pada mayat tersebut.
Baca Juga: Tambah Daftar Panjang! Lagi, Bocah Meninggal di Saluran Irigasi di Kebumen, Begini Kronologinya
Mayat tersebut kemudian dibawa ke RSUD Ambarawa untuk dilakukan otopsi guna mengidentifikasi lebih lanjut.
Menurut Ari, di lokasi kejadian juga ditemukan beberapa indikasi dugaan terpeleset, yang terlihat dari dinding tebing.
Editor : Bahana.