Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tambah Daftar Panjang! Lagi, Bocah Meninggal di Saluran Irigasi di Kebumen, Begini Kronologinya

Muhammad Hafied • Jumat, 7 Juni 2024 | 21:13 WIB
BERDUKA : Jajaran Polsek Klirong mendatangi rumah duka usai menggelar olah tempat kejadian perkara di lokasi meninggalnya bocah di saluran irigasi.
BERDUKA : Jajaran Polsek Klirong mendatangi rumah duka usai menggelar olah tempat kejadian perkara di lokasi meninggalnya bocah di saluran irigasi.

KEBUMEN - Seorang bocah berinisal UN, 12, asal Desa Podoluhur, Kecamatan Klirong ditemukan tak bernyawa di saluran irigasi pada Kamis, (6/6/2024).

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus meninggalnya bocah di saluran irigasi. Di mana dua hari sebelumnya peristiwa serupa juga sempat terjadi.

Kapolsek Klirong AKP Untung Sutikno mengungkapkan, peristiwa nahas yang menimpa UN terjadi di saluran irigasi. Tepatnya di Desa Kedungwinangun, Kecamatan Klirong, Kebumen.

Korban diketahui merupakan pelajar kelas 6 sekolah dasar.

"Saat dievakuasi warga setempat, korban sudah dalam kondisi meninggal," katanya, Jumat (7/6/2024).

AKP Untung menjelaskan kronologi, sebelum hanyut, korban sekitar pukul 13.00 mandi di saluran irigasi bersama empat temannya. Kuat dugaan korban tak bisa berenang sehingga hanyut terbawa arus.

Korban ditemukan warga dalam posisi mengambang dengan mengenakan celana pendek.

"Sepeda onthel, pakaian dan sandal tertinggal di bantaran irigasi setempat," ujarnya.

AKP Untung menyebut, usai dilakukan pemeriksaan medis serta olah tempat kejadian perkara, tak ada tanda yang mengarah pada tindak pidana.

Korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.

"Korban meninggal dunia diduga karena kelalaian sehingga hanyut dan tenggelam," jelasnya.

Sebelumnya, dua anak di bawah umur ditemukan tak bernyawa di saluran irigasi Wadaslintang pada Selasa (5/6/2024). Korban masing-masing berinisial JU ,10 dan AL, 8, warga Desa Kuwayuhan, Kecamatan Pejagoan.

Keduanya diketahui tenggelam di saluran irigasi, masuk Desa Kambangsari, Kecamatan Alian, Kebumen.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 14.30, saat korban mandi tanpa pengawasan orang dewasa.

Kasi Humas Polres AKP Heru Sanyoto mengatakan, banyak kasus kecelakaan di aliran irigasi dalam beberapa hari terakhir.

Masyarakat diimbau agar mengawasi atau melarang anaknya bermain air di saluran irigasi.

"Jangan sampai lepas tanpa pengawasan, anak bermain di tempat yang berbahaya," tambahnya. (fid)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#saluran irigasi #pemeriksaan medis #Peristiwa nahas #kebumen #Tenggelam #kronologi #pelajar #berbahaya #kelalaian #pihak keluarga #olah tempat kejadian perkara #Mengambang #tindak pidana #Tak bernyawa #korban meninggal dunia