Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gak Habis Pikir! Siswi SMA di Simo Boyolali Rela Lukai Perutnya Sendiri dan Buat Laporan Palsu Kepada Polisi Hanya Demi Hal Ini..

Retno Nawangwulan • Jumat, 7 Juni 2024 | 01:10 WIB
LRN, siswi SMA di Simo, Boyolali memberikan klarifikasi di Mapolres Boyolali terkait laporan palsu telah menjadi korban begal, Kamis (6/6). (Ragil Listiyo/Radar Solo)
LRN, siswi SMA di Simo, Boyolali memberikan klarifikasi di Mapolres Boyolali terkait laporan palsu telah menjadi korban begal, Kamis (6/6). (Ragil Listiyo/Radar Solo)

RADAR JOGJA-Entah apa yang dipirkan oleh gadis ini, sehingga ia nekat untuk melukai dirinya sendiri, lalu melaporkannya kepada pihak kepolisian bahwa dirinya telah menjadi korban pembegalan.

Melansir dari laman Radar Solo, kejadian ini bermula saat LRN (18 tahun), siswi SMA asal Dusun/Desa Teter, Kecamatan Simo, Boyolali pulang kerumahnya dalam kondisi perut yang sudah terluka akibat senjata tajam, pada Jumat (19/4/2024) lalu.

Baca Juga: Hasil Indonesia vs Irak: Skuad Garuda Takluk dari Singa Mesopotamia

Ia mengaku kepada orang tuanya, bahwa dirinya telah dibegal di Jalan Simo-Kalioso KM 4, Desa Teman, Kecamatan Simo, Boyolali. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Mapolsek Simo dan ditindaklanjuti dengan proses penyelidikan.

Dalam laporan yang ia buat, LRN mengaku perutnya terluka karena ditusuk dengan benda tajam oleh orang yang membegalnya. HP merek Samsung Galaxy A20 yang ia letakkan di dashboard sepada motornya pun raib digondol begal. Beruntung, hp miliknya tersebut berhasil ditemukan oleh anggota Polsek Simo pada Senin (3/6), setelah melalui pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Baca Juga: Kartu Perawatan Berkala Untuk Sepeda Motor Honda

Namun, pihak kepolisian mulai menaruh curiga, tentang bagaimana HP milik LRN bisa sampai di tangan orang yang selama ini membawanya. Kepada polisi orang itu mengaku, kalau hp tersebut ia dapat dari seorang wanita yang menjualnya. Sedangkan saat ditanyai mengenai ciri-ciri fisik si penjual hp, ternyata banyak kemiripan dengan ciri fisik si pelapor alias LRN. Kemudian, penyelidikan pun beralih fokus ke LRN.

Akhirnya, LRN mengakui perbuatannya yang telah membuat laporan palsu kepada pihak kepolisian. LRN sendirilah yang telah menjual hpnya. “Peristiwa pembegalan yang dilaporkan tidak pernah terjadi. Hanya laporan palsu dengan tujuan mendapat perhatian dari keluarga,” jelas Joko Purwadi. 

Baca Juga: Nikmati Malam di Yogyakarta: 3 Rekomendasi Tempat Kuliner Malam yang Lezat!

Sedangkan soal luka diperutnya, LRN memang sengaja melukai perutnya sendiri dengan pisau untuk menambah kesan dramatis, agar orang lain benar-benar percaya bahwa ia telah dibegal. Perbuatan yang telah membahayakan nyawa dan membuat khawatir keluarga, hingga laporan palsu yang dibuat oleh LRN dilandasi oleh rasa takut, jika dirinya dimarahi orang tuanya karena telah menjual hp.

Kasi Humas Polres Boyolali AKP Arif Mudi Prihanto menegaskan, tindakan LRN dalam membuat laporan palsu tersebut merupakan pelanggaran hukum pasal 220 KUHP. Kini, pihaknya telah melakukan pembinaan terhadap LRN melalui Polsek Simo. LRN juga membuat klarifikasi permohonan maaf atas laporan palsu yang dibuatnya tersebut.***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#siswi sma #Melukai Diri #pelajar sma