Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hasil Autopsi Mayat Bayi yang Dibuang di Magelang Keluar! Sang Ibu Sudah Ditemukan, Kini Jalani Perawatan

Naila Nihayah • Kamis, 6 Juni 2024 | 21:03 WIB

 

Foto: Kapolres Magelang Kota AKBP Herlina.
Foto: Kapolres Magelang Kota AKBP Herlina.

MAGELANG - Beberapa hari lalu, warga Kampung Kluyon, Magelang Utara digegerkan dengan penemuan mayat bayi perempuan di sebuah tempat pembuangan sampah sementara (TPS).

Secara kasat mata, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada bayi perempuan malang itu.

Namun setelah diautopsi, ternyata ada beberapa luka akibat kekerasan tumpul. Berupa memar pada kepala, wajah, dan dada. Kemudian, ada resapan darah pada kulit kepala bagian dalam dan lidah.

Polisi pun bergerak cepat untuk mencari identitas ibu yang tega membuang bayi tersebut pada Kamis (30/5/2024) pukul 07.30.

Termasuk melakukan klarifikasi terhadap saksi-saksi dan akhirnya polisi mendapat titik terang yang mengarah pada terduga pelaku.

"(Mayat) bayi itu sudah ditemukan ibunya. Sekarang masih recovery atau dalam perawatan di rumah sakit setelah melahirkan," kata Kapolres Magelang Kota AKBP Herlina saat ditemui, Kamis (6/6/2024).

Ibu dari mayat bayi itu berinisial SYK, 20, warga Kramat Utama dan masih berstatus sebagai mahasiswa. Saat ini, terduga pelaku masih menjalani perawatan setelah melahirkan.

Sehingga polisi belum melakukan penahanan terhadapnya.

SYK sengaja menghilangkan nyawa putrinya selang beberapa saat setelah dilahirkan. Sebab terduga pelaku takut ketahuan bahwa dia telah melahirkan seorang anak.

Lantas, SYK terpaksa membuang bayinya yang dibungkus di dalam plastik kresek di sebuah tempat sampah.

Saat ditemukan, mayat bayi tersebut dibungkus plastik kresek berwarna hitam. Tukang sampah yang mengangkutnya, tudak menaruh curiga karena bungkusan itu seperti sampah pada umumnya.

Kemudian, bungkusan itu dimasukkan ke dalam mobil operasional sampah dan diangkut ke TPS Kramat Utara.

Begitu sampai di lokasi TPS, ada tukang sampah yang memilah sampah dan curiga dengan bungkusan plastik kresek berwarna hitam itu, karena berat.

"Dibukalah plastik itu dan terdapat seorang bayi yang terbungkus kain serta lakban dengan beberapa kain," ujarnya.

Herlina menyebut, tukang sampah lain kemudian memindahkannya ke dalam kardus lantaran kasihan dengan kondisi bayi tersebut.

Barulah mereka melaporkan penemuan bayi itu kepada bhabinkamtibmas setempat. Polisi pun meminta dokter untuk memeriksa kondisi bayi itu.

Ada sejumlah barang yang ditemukan di dalam plastik kresek, antara lain sepotong celana panjang, sprei, dan lima potong celana dalam.

Kemudian, sepotong kaos dalam, delapan potong celana pendek, dan sepotong kaos pendek.

Kasi Humas Polres Magelang Kota Iptu Untung Harjanto menambahkan, saat diperiksa oleh dokter, tidak ditemukan tanda penganiayaan.

Lalu, sudah meninggal sekitar 6-12 jam dan belum terdapat kaku mayat lengkap.

Bayi dengan berat sekitar 2,719 kilogram dan tinggi 47 sentimeter itu selanjutnya menjalani autopsi pada hari itu juga pukul 14.30.

Hasilnya, bayi tersebut berusia kurang lebih 9 bulan dalam kandungan dan berusia sehari di luar kandungan.

"Lahir hidup tanpa alat bantu," sebutnya.

Selain itu, juga tidak didapatkan tanda perawatan. Mirisnya, ternyata ada luka akibat kekerasan tumpul berupa memar pada kepala, wajah, dan dada.

Lalu, resapan darah pada kulit kepala bagian dalam dan lidah. Serta didapatkan tanda mati lemas karena dibekap.

Kepada terduga pelaku, kata dia, saat ini belum dilakukan penahanan dengan pertimbangan kesehatan.

"Kondisi psikis terduga pelaku masih labil dan masih membutuhkan penanganan atau perwatan medis lebih lanjut," bebernya. (aya)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#memar pada kepala #Mahasiswa #Kampung Kluyon Magelang Utara #saksi-saksi #dada #9 Bulan #autopsi #identitas #membuang bayi #Kapolres Magelang Kota AKBP Herlina #bayi perempuan #Polisi #Kasi Humas Polres Magelang Kota Iptu Untung Harjanto #Tempat Pembuangan Sampah Sementara #wajah #Penganiayaan #perawatan #melahirkan #Kasat Mata #klarifikasi #dokter #luka #plastik kresek #terduga pelaku #mayat bayi #kekerasan tumpul