Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Purworejo, Tanam 100 Pohon Akasia dan Trembesi

Jihan Aron Vahera • Kamis, 6 Juni 2024 | 07:10 WIB

 

Penanaman seratus pohon di Desa Samping, Kemiri, Purworejo peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Rabu (5/6).   
Penanaman seratus pohon di Desa Samping, Kemiri, Purworejo peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Rabu (5/6).  

 

 

RADAR JOGJA - Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Purworejo ikut memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada Rabu (5/6). Hari tersebut diperingati dengan penanaman seratus pohon di Desa Samping, Kemiri, Purworejo.

"Kami menanam pohon di Desa Samping sebanyak seratus pohon terdiri dari 50 pohon trembesi dan 50 pohon akasia," ujar Kepala Kantor BPN Purworejo Andri Kristanto, Rabu (5/6).

Diungkapkan, penanaman pohon tersebut inisial dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang secara serentak dilakukan di seluruh Indonesia.

Mengingat, saat ini tengah terjadi krisis iklim sehingga sangat bagus diadakan program penanaman pohon

"Program atau kegiatan penanaman pohon ini serentak. Ada 100 ribu pohon yang ditanam di seluruh Indonesia. Kami ikut berpartisipasi dengan menanam 100 pohon tersebut (trembesi dan akasia)," jelasnya.

Andri menyampaikan, Desa Samping sengaja dipilih karena merupakan daerah pegunungan dan rawan longsor. Mengingat, kriteria penanaman pohon tersebut dilakukan di lahan kosong, pegunungan, atau pesisir pantai.

"Desa ini sangat cocok untuk penanaman pohon. Kami hubungi kepala desa (Desa Samping) untuk penanaman pohon dan bersedia," sebut dia.

Dia berharap, penanaman pohon tersebut tidak hanya seremonial saja. Namun, juga bermanfaat untuk jangka panjang bagi warga Desa Samping.

"Semoga kegiatan ini bermanfaat, karena pohon ini (trembesi dan akasia) merupakan tanaman konservasi," ungkapnya.

Kades Samping Ahmad Kowim sangat berterima kasih karena sudah menjadikan desanya sebagai lokasi kegiatan penanaman dari BPN Purworejo.

Menurutnya, desanya sangat membutuhkan pohon sebagai konservasi khususnya penyangga air. "Desa kami pernah mengalami kekeringan," katanya.

Untuk itu, dengan adanya pohon baru tersebut, Kowim berharap ke depan Desa Samping tidak lagi kekeringan atau kekurangan air bersih.

"Kami akan menggerakkan dan meminta warga untuk bersama-sama juga agar menanam pohon penyangga air lain seperti pohon aren, pucung, beringin, dan lain-lain," tandas dia. (han)

 

Editor : Heru Pratomo
#Kemiri #BPN Purworejo #desa #pohon trembesi #pohon akasia #Purworejo