Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Semarak, Umat Lintas Agama Ikuti Pawai Kebangsaan di Alun-alun Kota Magelang

Naila Nihayah • Minggu, 2 Juni 2024 | 22:06 WIB
ARAK-ARAKAN: Puluhan umat lintas agama mengikuti pawai dan festival kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila di Alun-alun Kota Magelang, Sabtu (1/6/2024). 
ARAK-ARAKAN: Puluhan umat lintas agama mengikuti pawai dan festival kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila di Alun-alun Kota Magelang, Sabtu (1/6/2024). 

MAGELANG - Puluhan umat dari lintas agama di Kota Magelang mengikuti pawai dan festival kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila.

Pawai tersebut dilakukan dengan memutari kawasan Alun-alun Kota Magelang. Sebab kawasan tersebut dinilai sebagai replika dari Kampung Pancasila.

Sebelum pawai, diawali dengan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Alun-alun Kota Magelang.

Seluruh stakeholder hingga siswa-siswi sekolah dilibatkan dalam upacara tersebut. Kemudian, dilanjutkan dengan pawai.

Barisan pertama adalah pembawa replika burung garuda, disusul pembawa bendera merah putih, serta para peserta dengan membawa berbagai tulisan.

Ketua Parisadha Hindhu Dharma Kota Magelang I Gede Mahardika menuturkan, kirab kebangsaan ini dihelat di Alun-alun Kota Magelang karena menjadi implementasi Kampung Pancasila.

Selain itu, juga sebagai Kampung Bhinneka Tunggal Ika.

Sebab, kata dia, Alun-alun Kota Magelang dikelilingi tempat-tempat ibadah dari beberapa agama.

Seperti Masjid Agung Kauman, Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) Beth-El, Gereja Katolik Santo Ignatius, dan Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Liok Hok Bio.

Selain lebih mengakrabkan antarpemeluk agama, kata dia, pawai kebangsaan ini juga lebih meningkatkan toleransi beragama di Kota Magelang.

"Kegiatan ini juga untuk membuat Kota Magelang agar bertambah 'adem'," bebernya, Sabtu (1/6/2024)

I Gede berharap, pawai kebangsaan ini semakin meningkatkan rasa toleransi dan keguyuban antarumat beragama.

"Apalagi bisa mengakrabkan anak bangsa dari berbagai kepercayaan dan etnus," sambungnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Magelang Agus Satya Haryadi mengatakan, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini untuk dilakukan dengan memberikan semangat dalam bentuk nyata. Yakni menjunjung nilai-nilai luhur bangsa yang ada dalam Pancasila.

Dia melanjutkan, pawai ini juga sebagai upaya untuk saling berbagi dan menghargai nilai-nilai Pancasila dan semangat gotong royong.

"Yakni dalam bermasyarakat, beragama, berbangsa dan bernegara," paparnya.

Pada kegiatan tersebut, umat lintas agama membawa semangat berupa seruan untuk memperkuat komitmen kebangsaaan.

Dengan menjaga dan merawat Pancasila. Selain itu, para umat lintas agama juga berkomitmen tidak menggunakan tempat ibadah sebagai ajang kampanye pilkada mendatang. (aya)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Kampung Bhinneka Tunggal Ika #umat #semarak #nilai-nilai pancasila #kampung Pancasila #kepercayaan #pawai #kebangsaan #Parisadha Hindhu Dharma #replika #Kota Magelang #upacara #tempat ibadah #umat lintas agama #Alun-Alun Kota Magelang #lintas agama