PURWOREJO - Sebanyak 19 personel bintara baru di Polres Purworejo angkatan 49 dan 50 telah jalani tradisi pembaretan pada Rabu (29/5/2024).
Tradisi tersebut dilakukan sebagai tanda masuknya para personel baru ke dunia kepolisan.
Diketahui, prosesi pembaretan diawali dengan apel kesiapan di halaman Mapolres Purworejo.
Selanjutnya, long march, praktik pembuatan batu bata di Winong, dan kegiatan pembinaan rohani di Masjid Seren.
Setelah beristirahat, para personel lanjut long march kembali ke Mapolres Purworejo.
Selanjutnya, para personel bintara baru melaksanakan kegiatan pembaretan yang dipimpin oleh Kapolres Purworejo.
Waka Polres Purworejo Kompol Fadli menyampaikan, pembaretan adalah tradisi turun temurun yang dilaksanakan setiap kali ada penerimaan bintara baru.
Hal tersebut dilakukan sebagai langkah awal dalam perjalanan menjadi polisi sejati.
"Pembaretan atau pemasangan baret Sabhara tersebut merupakan momen penting dan menjadi acuan dalam pelaksanaan tugas di masa depan," jelasnya Kamis (30/5/2024).
Bukan hanya sebagai tanda masuknya personel, tetapi juga sebagai langkah untuk menumbuhkan kesadaran nilai moral awal sebagai brigadir Polri yang baru.
Pun, mengenalkan wilayah dan pembentukan fisik yang prima bagi personel.
Selain itu, juga mengajarkan anggota baru untuk menghargai senior dan meningkatkan rasa hormat serta tanggap saat menerima perintah.
"Tradisi ini juga memberikan kebanggaan dan kekompakan sebagai anggota Polri dalam menjalankan tugas sebagai aparat kepolisian," lanjut dia.
Dia berharap, ke depan para bintara remaja dapat menjalankan tugas kepolisian dengan baik, menjadikan angkatan yang solid, kompak, dan bertanggung jawab.
"Bisa menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Serta, mampu menghadapi tantangan tugas kepolisian secara lebih profesional dan proporsional," harapnya. (han)
Editor : Meitika Candra Lantiva