Dilansir dari Radar Solo, Setelah mengetahui korban meninggal, jasad SK segera dievakuasi ke Puskesmas Tawangmangu untuk melakukan beberapa pemeriksaan dan pihak dari kepolisian juga masih berusaha meminta keterangan dari teman-teman korban.
Setelah pihak kepolisian meminta keterangan kepada teman-temannya, sebelum meninggal dunia korban sempat mengalami kedinginan setelah mendirikan tenda bersama teman-temannya.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa (21/5/2024) dini hari.
Sutrisno, merupakan seorang relawan Tawangmangu, menjelaskan bahwa SK dan teman-temannya melakukan kegiatan berkemah secara mandiri, bukan atas nama sekolah.
Menurut pihak kepolisian kini jasad korban telah ditangani oleh pihak puskesmas dan keluarga korban juga telah dihubungi oleh pihak kepolisian terkait peristiwa ini.
Editor : Bahana.