MUNGKID - Sebanyak 43 biksu yang mengikuti prosesi thudong tiba di tujuan akhirnya, Candi Borobudur.
Manajemen InJourney Destination Management (IDM) serta pimpinan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) memberikan upacara penyambutan sebelum naik ke struktur candi.
Sebelum tiba di candi, mereka melakukan sembahyang dan pembacaan paritta di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Liong Hok Bio, Magelang.
Lalu, dilanjutkan dengan makan pagi. Kemudian, mulai melakukan perjalanan menuju Candi Borobudur sekitar pukul 08.00 WIB.
Mereka sempat singgah makan siang dan beristirahat di Balai Desa Bumirejo, Mertoyudan.
Mereka masuk kompleks Candi Borobudur melalui pintu Kalpataru sekitar pukul 13.53 WIB.
Lalu, diarahkan menuju Manohara Cafe & Eatery untuk beristirahat, sembari menikmati kudapan ringan.
Begitu selesai, para biksu mendapatkan sambutan hangat berupa pemberian bunga sedap malam.
Mereka tampak bersemangat ketika tujuan akhirnya hendak mereka capai.
Mereka lantas naik ke struktur candi tanpa mengenakan alas kaki sekitar pukul 15.10 WIB.
Di atas, mereka melakukan meditasi dan pradaksina atau mengelilingi candi sebanyak tiga kali.
General Manager TWC Unit Borobudur Jamaludin Mawardi mengutarakan, pengelola sudah mempersiapkan diri demi menyambut kedatangan biksu thudong.
"Sebagai bentuk apresiasi kepada biksu yang melakukan perjalanan dari Semarang dan berakhir di Candi Borobudur," katanya, Senin (20/5/2024).
Dia menyebut, kali ini merupakan kali kedua biksu thudong melakukan perjalanan spiritual menuju Candi Borobudur.
Namun, lanjut Jamaludin, penyambutannya memang sedikit berbeda dengan tahun lalu, yang dulunya dipusatkan di gerbang Kalpataru.
Sementara kali ini, mereka diarahkan menuju Manohara Cafe & Eatery terlebih dahulu.
Pertimbangannya, dengan kondisi cuaca yang cukup panas, para biksu diminta untuk beristirahat sekaligus melepas dahaga.
Jamaludin mengatakan, setelah itu, masing-masing dari mereka mendapatkan bunga sedap malam dan dibawa naik menuju struktur Candi Borobudur.
"Mereka berdoa (di atas struktur candi) karena tujuan akhir mereka melakukan perjalanan ke candi adalah untuk spiritualitas," bebernya.
Pimpinan rombongan biksu thudong Bhante Kamsai Sumano Mahathera mengaku senang karena tujuan akhir para biksu bisa tercapai dengan lancar dan tidak ada halangan.
"Apalagi bisa naik ke struktur candi untuk bertemu dengan Buddha," ungkapnya.
Saat berada di atas struktur candi, semua biksu dan umat Buddha, harapannya bisa khusyuk memanjatkan doa dan bermeditasi.
"Sebetulnya, jumlah biksu yang mengikuti thudong, ada 43. Tapi, ada juga yang ikut dari kelenteng," sambungnya. (aya)
Editor : Meitika Candra Lantiva