RADAR JOGJA-Seorang siswi tewas usai mengakhiri hidupnya dengan cara menjerat lehernya menggunakan selendang yang diikatkan ke jendela kamarnya. Tidak kuat menahan tekanan batin karena hamil menjadi dugaan kuat SV (15 tahun) untuk melakukan tindakan bunuh diri.
Salah satu siswi SMP di Kecamatan Girimarto tersebut ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah pihak sekolah menghubungi orang tua gadis tersebut. Saat itu sang ayah yang sedang merantau di luar Wonogiri mendapatkan kabar bahwa SV belum datang ke sekolah hingga hampir pukul 08.00 WIB.
Kemudian ayah korban menghubungi salah satu kerabatnya (saksi) yang tinggal di Girimarto untuk meminta bantuan agar membangunkan putrinya tersebut. Namun, setelah saksi mengetuk pintu kamar SV tidak ada jawaban sama sekali. Kemudian saksi memutuskan untuk mendobrak kamar SV.
Begitu terkejutnya ia, karena melihat kondisi SV yang sudah tergantung tak bergerak dengan leher terjerat oleh selendang yang diikatkan pada jendela kamarnya.
Saksi kemudian berteriak meminta bantuan, dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa ternyata korban sedang dalam kondisi hamil besar.
Baca Juga: Menikmati Keindahan Grojogan Watu Purbo, Air Terjun yang Bertingkat yang Ada di Sleman
Menurut keterangan lain, korban melakukan bunuh diri karena mengalami tekanan batin atas kondisinya tersebut. Sampai saat ini, pihak kepolisian belum mengeluarkan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.
Tim medis menyebutkan, bahwa korban sudah meninggal dunia sejak 5 jam sebelum ia ditemukan oleh saksi. ***
Editor : Iwa Ikhwanudin