Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Begini Penampakan Jembatan Seribu Janji, Jembatan Gantung di Ngembik Lor Magelang yang Mulai Dibongkar Lusa

Naila Nihayah • Senin, 6 Mei 2024 | 20:16 WIB
KURANG LAYAK: Kondisi jembatan gantung yang menghubungkan Ngembik Lor, Kramat Utara, Kota Magelang dengan Rejosari, Bandongan, Kabupaten Magelang. 
KURANG LAYAK: Kondisi jembatan gantung yang menghubungkan Ngembik Lor, Kramat Utara, Kota Magelang dengan Rejosari, Bandongan, Kabupaten Magelang. 

MAGELANG - Jembatan gantung penghubung antara Ngembik Lor, Kota Magelang dengan Bandongan, Kabupaten Magelang dalam proses pengerjaan.

Rencananya, jembatan tersebut mulai dibongkar pada Rabu (8/5/2024).

Namun, sudah ada imbauan kepada warga untuk tidak melewati jembatan tersebut per Senin (6/5/2024).

Jembatan yang dijuluki 'seribu janji' ini hanya mengandalkan alas berupa bambu dan ditopang dengan pipa besi serta kayu.

Pengendara harus berhati-hati saat melintas karena di bawah jembatan mengalir Sungai Progo.

Tidak sedikit penbonceng yang memilih turun dan berjalan kaki meniti jembatan daripada harus berboncengan.

Rencana peningkatan jembatan menjadi permanen itu sudah mencuat sejak satu tahun yang lalu.

Nantinya, jembatan itu akan menjadi akses jalan menuju lokasi TPST Regional Magelang di Bandongan.

Perwakilan dari Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Magelang, Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya, Provinsi Jateng Marjan mengutarakan, berdasarkan keputusan rapat pekan lalu, jembatan itu akan dibongkar pada Rabu pekan ini.

Pihaknya juga memberi imbauan kepada warga bahwa akses jalan tersebut akan ditutup, sekaligus petunjuk arah.

"Rencana bongkar (jembatan) Rabu besok. Karena harus ada pengondisian alat berat. Semoga lancar tidak ada kendala," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (6/5/2024).

Baca Juga: Viral! Video Pabrik Sepatu BATA Tutup di Purwakarta, Begini Faktanya!

Begitu jembatan dibongkar, praktis akses jalan dari Ngembik Lor menuju Bandongan dan sebaliknya, terhambat.

Warga bisa melewati jalur alternatif di Kampung Dumpoh.

Di sana, juga ada jembatan yang menghubungkan Kota Magelang dengan Bandongan, Kabupaten Magelang.

Marjan menyebut, saat ini pihaknya masih berhitung untuk memasukkan alat berat.

Mengingat jalur dalam kota (Ngembik Lor) terbilang sempit dan sepi.

Sementara akses jalan untuk alat berat di Desa Rejosari, Bandongan, sudah dibuat.

"Nanti ada getaran (yang ditimbulkan dari alat berat). Sehingga perlu disosialisasikan kepada warga agar maklum dan tidak mengganggu. Apalagi nanti ada truk trailer yang masuk," bebernya.

Dia menyebut, jembatan ini nantinya bakal dibangun dengan panjang 100 meter dan lebar 7 meter.

Dengan begitu, tidak hanya dilalui kendaraan roda dua, tapi juga roda empat.

"(Proses pembangunan, Red) sudah dikontrak per 1 April sampai akhir tahun nanti, 31 Desember," imbuhnya.

Warga Ngembik Lor Dinda Aulia mengaku baru kali ini melintas di jembatan gantung setelah beberapa tahun lamanya.

Saat melintas dengan sepeda motornya, dia merasakan kakinya gemetar.

"Ngeri (jembatannya). Kaki sampai gemetar. Nggak berani lihat kanan-kiri," akunya.

Saat baru mengendarai motor beberapa meter, jembatannya mulai tidak stabil dan bergoyang.

Namun, untuk melintas di jembatan gantung itu, memang harus dengan kecepatan tinggi.

"Yang penting kencang. Kalau nggak, nanti malah parno sendiri. Terakhir lewat 2019, ini penasaran pengen nyoba lagi," sambungnya. (aya)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Balai Pengelolaan Jalan #jembatan gantung #Magelang #Peningkatan #Permanen #Ngembik #Jembatan Seribu Janji #TPST Regional Magelang #Bandongan #jembatan #dibongkar #kabupaten #Kota Magelang #Dinas PU Bina Marga #sungai progo #akses #jawa tengah