Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PKS Masih Menimang Bakal Calon Wali Kota Magelang, Ketua DPD PKS: Kalau Memang memungkinkan Mengajukan dari Kader..

Naila Nihayah • Jumat, 3 Mei 2024 | 21:09 WIB

 

Ketua DPD PKS Kota Magelang Bustanul Arifin.
Ketua DPD PKS Kota Magelang Bustanul Arifin.

MAGELANG - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Magelang masih menimang-nimang nama yang bakal diusung maju ke Pilkada 2024.

Selain itu, PKS juga tengah melakukan penjajakan dengan sejumlah partai lain.

Namun, PKS lebih mengutamakan kadernya untuk bertarung pada Pilkada.

Ketua DPD PKS Kota Magelang Bustanul Arifin mengatakan, pihaknya intens berkomunikasi dengan partai lain terkait Pilkada. Seperti Partai Gerindra, Demokrat, Golkar, dan lainnya.

"Kalau memang memungkinkan (untuk) mengajukan dari kader kita, ya kita ajukan. Saat ini masih penjajakan," bebernya saat ditemui, Jumat (3/5/2024).

Pada Pilkada 2024 ini, PKS tidak dapat mengusung calon sendiri.

Karena sesuai persyaratan, partai dapat mengusung calon sendiri dengan perolehan lima kursi pada Pileg. Sementara PKS hanya mendapat tiga kursi.

Sementara pada Pilkada 2020 lalu, PKS berkoalisi dengan partai politik lain untuk mengusung Muchamad Nur Aziz dan M Mansyur sebagai pasangan calon wali kota dan wakil wali Kota Magelang.

Kali ini, PKS dimungkinkan bakal kembali mengusung petahana.

Kendati demikian, kata dia, PKS lebih mengutamakan kadernya untuk maju pada Pilkada.

Ketika masyarakat memberikan respons positif, PKS bakal terus mendorong kader tersebut.

"Kemungkinan ada (potensi mengusung petahana)," kata dia.

Sejumlah partai yang menjalin komunikasi dengan PKS itu, disebut-sebut memberi sinyal dukungan kepada eks Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang Joko Budiyono.

"Saya kira itu sah-sah saja. Ini kan belum keputusan, masih lobi dan komunikasi politik," imbuhnya.

Bahkan, namanya sudah santer disebut bakal maju pada kontestasi Pilkada 2024.

Hanya saja, Bustanul menyangkal dan tidak membenarkan hal tersebut.

Justru PKS mengajukan kadernya, Arifin Mustofa sebagai bakal calon wali Kota Magelang.

Selain itu, biasanya, PKS akan mengadakan survei internal soal nama-nama yang berpotensi mengikuti kontestasi Pilkada 2024.

Tapi sejauh ini, PKS masih berproses terkait hal tersebut.

"Kami juga masih melobi-lobi soal dinamika politik saat ini," paparnya.

Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz mengatakan, ingin fokus bekerja sesuai tanggungjawabnya saat ini.

Namun, dia tidak menutup peluang apabila ada partai politik yang bakal mengusungnya lagi pada Pilkada 2024.

Termasuk jika berpasangan kembali dengan M Mansyur.

Tapi saat ini, belum ada partai politik yang berkomunikasi soal pencalonan kembali dengan dirinya.

"Bisa tidak, bisa iya (maju lagi). Tapi, saya tetap (berpasangan) dengan mbah Mansyur. Saya sudah cocok. Cari pasangan itu tidak gampang," ujarnya belum lama ini.

Untuk diketahui, pasangan Aziz dan Mansyur diusung oleh Partai Demokrat, Golkar, PKB, PKS, dan PPP.

Keduanya menang pada Pilkada 2020 dengan meraup 41.170 suara dan unggul dari pasangan Aji Setyawan-Windarti Agustina yang memperoleh 27.425 suara.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang Misbachul Munir mengutarakan, hanya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang bisa mengusung calon kepala daerah secara mandiri.

Sebab pada Pileg, PDIP mendapat tujuh kursi. "Yang lain, bisa koalisi antarpartai," sebutnya.

Munir menyebut, selain bisa diusung partai politik, bakal calon kepala daerah dapat mendaftarkan diri secara independen.

Syaratnya, harus mengantongi minimal 10 persen atau 9.710 dukungan dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu, yakni 97.109.

Sejauh ini, lanjut dia, sudah ada dua orang yang melakukan konsultasi terkait syarat pencalonan kepala daerah secara independen.

Satu di antaranya dari partai politik non parlemen dan satu lagi merupakan seorang pengusaha.

"Sudah saya jelaskan (syaratnya). Tanggal 5 Mei sudah bisa mengumpulkan syarat," terangnya. (aya)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#partai politik #pasangan calon wali kota dan wakil wali Kota #pilkada 2024 #Magelang #Diusung #nama #Muchamad Nur Aziz #PKS #kader #dpd #Calon Kepal Daerah